China Sodorkan Sokon untuk Ramaikan Pasar MPV di Indonesia

Kompas.com - 06/07/2009, 14:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil di Indonesia harus kembali bersiap-siap menyambut pendatang baru dari Negeri Tirai Bambu tahun ini. Setelah Cherry, Foton, Great Wall, dan Geely masuk ke pasar mobil nasional, kini Sokon akan turut meramaikan dengan mengusung predikat "pemain" teranyar dari China.

Hal ini diutarakan Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Departemen Perindustrian (Depperin) Panggah Susanto kepada Kompas.com, pekan lalu. Ia membocorkan, dua pekan lalu, utusan dari Sokon berkunjung ke Depperin. Mereka menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Mereka mengaku telah memiliki izin investasi dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Ya, mungkin sedang mempelajari karakteristik pasar mobil nasional," sebut Panggah.

Sokon, ia melanjutkan, berencana membangun basis perakitan sendiri untuk produk multi purpose vehicle (MPV). Langkah ini dilakukan menyusur karakteristik pasar mobil nasional yang memang didominasi produk keluarga ini.

Saat ditanya mengenai komitmen investasi, Panggah enggan bercerita lebih banyak. "Sebagai awal, saya rasa mereka akan membangun pabrik rakitan (berkapasitas) di bawah 10.000 per tahun. Untuk nilai investasinya, saya benar-benar tidak tahu," tambah pria berkacamata minus ini.

Budi Darmadi, Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Depperin, menambahkan, potensi pasar otomotif nasional telah mampu mengundang berbagai prinsipal untuk mulai penjajakan investasi di Indonesia. Namun, komitmen serta realisasi prinsipal ini yang masih dipertanyakan.

"Sokon memang telah mengantongi izin BKPM, tapi apa benar dia mau merealisasikan investasinya segera. Yang kita butuhkan dana segar yang bisa langsung terlihat," ujar Budi saat dikonfirmasi Kompas.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau