Mariah Carey Cs Akan Hadiri Pemakaman Jackson

Kompas.com - 07/07/2009, 22:28 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Sejumlah nama kondang dalam musik pop, dari penyanyi Mariah Carey, Stevie Wonder, sampai pendiri studio rekaman Motown, Berry Gordy, akan ambil bagian dalam upacara penghormatan terakhir Michael Jackson, Selasa pagi (Rabu dini hari WIB), demikian keterangan keluarga Jackson.

Dalam keterangan resminya mengenai upacara penghormatan terakhir di stadion Staples Center di pusat kota Los Angeles, keluarga Jackson mengungkapkan bahwa penyanyi Usher dan Lionel Richie, pemimpin hak-hak sipil Al Sharpton, Martin Luther King III, dan dua bintang basket terkenal, Magic Johnson dan Kobe Bryant, juga akan menjadi peserta acara.

Pernyataan dari keluarga menyebutkan daftar selebriti itu baru pendahuluan dan masih akan berubah. Namun, belum ada informasi lebih jauh mengenai program acara itu.

Belum jelas apakah para penyanyi, seperti Mariah Carey dan Stevie Wonder, akan tampil menyanyi dalam upacara yang diperkirakan berlangsung selama dua jam itu.

Sementara itu, para pengacara mantan istri Michael, Debbie Rowe, menyatakan Debbie telah memutuskan untuk tidak menghadiri upacara itu karena kehadirannya akan menciptakan kekacauan yang tidak perlu. Rowe sendiri belum memutuskan apakah akan menghadapi keluarga Jackson untuk mendapatkan hak perwalian ketiga anak Michael.

Sementara itu, aktris Elizabeth Taylor, salah seorang dari teman terdekat Michael Jackson, dikabarkan juga tidak akan menghadiri acara itu. Dalam pesannya melalui jejaring sosial Twitter, Senin (6/7), Taylor mengaku telah diminta untuk berorasi. Namun, dia menolak.

"Saya tak bisa menjadi bagian dari pesta pora itu. Dan, saya tidak bisa menjamin saya bakal berkata bertautan (dengan suasana duka). Saya hanya tidak percaya Michael menginginkan saya untuk berbagi duka dengan jutaan orang lainnya," tulisnya dalam Twitter.

Manakala sekitar 18.000 orang memutuskan untuk mengikuti upacara penghormatan terakhir, polisi memperkirakan ratusan ribu penggemar untuk berkumpul di area itu. Para pejabat memperkirakan, untuk mengamankan acara ini setidaknya membutuhkan 2,5 juta dollar AS.

Sekitar 1,6 juta orang masuk dalam daftar 8.750 orang yang akan mendapatkan dua tiket gratis untuk mengikuti acara itu. Sejumlah penggemar yang sukses mengantre Senin lalu mengumpulkan tiket, kendati beberapa di antaranya berupaya menjual kembali tiket yang didapatnya melalui situs-situs seperti eBay dan Craigslist.

Kedua situs itu dengan cepat mengesampingkan daftar tawaran karena meminta harga di atas 10.000 dollar AS.

Penyanyi "Thriller" yang meninggal pada 25 Juni lalu karena serangan jantung pada usia 50 tahun itu diperkirakan dimakamkan melalui upacara pemakaman khusus di Los Angeles, Selasa (7/7)  pagi waktu setempat, didahului dengan upacara penghormatan terakhirnya.

Sementara itu, di saat keluarga dan para pengacara membereskan persoalan bisnis dan pribadi Michael, seorang hakim di Los Angeles mencabut hak waris sementara harta Michael dari sang ibu, Katherine Jackson, dan mengalihkannya kepada dua orang yang disebut eksekutif dalam surat wasiat yang ditulis pada 2002.

Katherine Jackson (79) telah memenangkan perwarisan sementara untuk harta warisan anaknya minggu lalu sebelum kemudian ditetapkan permanen. Namun, hakim pada Pengadilan Tinggi Los Angeles, Mitchell Beckloff, menyatakan bahwa hukum telah memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan hak waris itu kepada pengacara John Branca dan eksekutif industri musik John McClain.

Beckloff berencana menggelar sidang dengar pendapat pada 3 Agustus nanti seraya mengatakan Branca dan McClain mesti menjamin Katherine Jackson mematuhi keputusan pengadilan ini.

Dalam surat wasiat pada 2002, Michael Jackson mewariskan seluruh harta kekayaannya yang dinilai lebih dari 500 juta dollar AS kepada tiga anaknya, ibunya, dan beberapa yayasan. "Kami menyambut keputusan Hakim Beckloff pagi ini. Hakim telah mengambil langkah yang tidak biasa dengan mensyaratkan Nyonya Jackson terus melaporkan pengelolaan harta warisan Michael selama fase awal ini," kata Burt Levitch, pengacara Katherine Jackson.

Sidang terpisah dengan agenda perwalian anak-anak Michael Jackson ditunda sampai 13 Juli. Dalam soal ini, Katherine Jackson telah ditunjuk menjadi wali sementara Prince Michael Jackson Jr (12), Paris Michael Katherine Jackson (11), dan Prince Michael Joseph Jackson II (7).

Pengacara Branca dan McClain menyatakan bahwa mereka akan menuruti keinginan sang bintang pop dan memaksimalkan nilai harta warisannya.

Nilai warisan Michael masih terus dibahas, kendati dalam surat wasiat tahun 2002 disebutkan nilainya lebih dari 500 juta dollar AS. Namun sang biduan dilaporkan memiliki utang sebanyak 500 juta dollar AS.

Michael Jackson memiliki satu setengah bagian Sony-ATV, yang mengendalikan katalog musik, termasuk lagu-lagu The Beatles yang ditaksir bernilai 1 miliar dollar AS. Jackson juga memiliki sebuah perusahaan yang menguasai hak cipta musik atas lagu yang direkamnya selama karier solonya yang nilainya diperkirakan terus bertambah dari waktu ke waktu. (ANT/ONO)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau