Perhatian Dunia Terserap ke Pemakaman Jacko

Kompas.com - 08/07/2009, 00:01 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Iring-iringan kendaraan yang meninggalkan kediaman orangtua megabintang Michael Jackson sempat singgah di sebuah makam di Hollywood Hills, Selasa (7/7) pagi waktu setempat. Kedatangan iring-iringan kendaraan itu adalah untuk mengantarkan keluarga dan sahabat dekat Jacko menghadiri acara terbatas mengenang bintang ini.
 
Sejumlah mobil yang berada dalam pengawalan California Highway Patrol meninggalkan kediaman orangtua Jacko sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat atau 23.00 WIB dan tiba di Forest Lawn Memorial Park, Hollywood Hills, selang 15 menit kemudian.

Aparat setempat telah menutup beberapa bagian jalan bebas hambatan di Los Angeles pada saat jam sibuk pagi hari guna membuka jalan bagi rombongan pengangkut jenazah Jacko. Seusai upacara terbatas diadakan, jenazah Jacko diantar menuju ke lokasi upacara terbuka untuk publik guna mengenang bintang ini di  Staples Center.

Hadir sejumlah selebriti dalam acara terbuka itu di antaranya Stevie Wonder, Mariah Carey, Usher, Lionel Richie, Kobe Bryant, Jennifer Hudson, John Mayer serta Martin Luther King III.

Polisi telah menutup sejumlah jalan dan memperingatkan mereka yang tidak memegang tiket untuk menghadiri upacara pemakaman di Staples Center agar menjauh dari lokasi itu. Namun, beberapa fans di antaranya masih diizinkan untuk melewati penutup jalan guna mendekati wilayah sekitar Staples Center.

Wilayah sekitar Staples Center mendadak disulap menjadi tempat bagi puluhan pedagang kaki lima menjajakan T-shirt, foto, serta benda memorabilia Jacko. Los Angeles memang menjadi pusat lokasi Jacko-mania tetapi tumpahan ungkapan duka mengalir dari seluruh dunia.

Stasiun radio dan televisi nasional Belgia menayangkan secara langsung upacara pemakaman Jacko dan beberapa fans berkumpul di sebuah pusat perbelanjaan Hong Kong Selasa malam.

Dengan mengenggam lilin, penyanyi Hong Kong William Chan dan bintang pop Taiwan Judy Chou memimpin upacara mengheningkan cipta selama 30 detik. Sebagian besar fans memegang bunga mawar merah dan mengenakan pakaian hitam serta topi fedora yang menjadi ciri khas Jacko.
    
Sementara di AS, sekitar 50 teater film di seluruh negara ini, mulai dari Los Angeles hingga Topeka, Kansas, Washington, D.C. menayangkan secara langsung upacara pemakaman itu tanpa memungut bayaran.

"Ada orang tertentu dalam kultur populer kami yang terkesima dengan imajinasi orang lain. Dan saat kematian menjemput, pengaruh imajinasi itu semakin meluas," demikian diakui oleh Presiden AS Barack Obama ke CBS dari Moskwa tentang pengaruh yang ditinggalkan oleh Jacko saat beranjak meninggalkan dunia ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau