Sultan Awali Pemungutan Suara di TPS 09

Kompas.com - 08/07/2009, 09:11 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengawali pelaksanaan pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) 09 Ndalem Joyokusuman, Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton Yogyakarta, Rabu (8/7).
     
Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu menjadi pemilih pertama yang memberikan suara di bilik nomor satu di TPS 09, diikuti istri GKR Hemas di bilik nomor dua.
     
Sultan datang ke TPS 09 yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya itu berjalan bersama istri GKR Hemas serta empat putrinya, yakni GKR Condrokirono, GRAj Nurkamnari Dewi, GRAj Nurabra Juwita, dan GRAj Nurmastuti Wijareni pada pukul 07.50.
     
Tiba di TPS Sultan bersama keluarga langsung menyerahkan surat undangan memilih kepada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), kemudian duduk di kursi yang disediakan untuk antrean.
     
Selanjutnya, upacara pengambilan sumpah KPPS dimulai. Ketua KPPS Muso Bowo Santoso memimpin upacara dan mengambil sumpah anggota KPPS yang berjumlah enam orang disaksikan Sultan HB X.
     
Acara dilanjutkan dengan penghitungan surat suara. Seusai penghitungan suara, Ketua KPPS mempersilakan Sultan memberikan suara di bilik yang disediakan. Sultan HB X berada di dalam bilik yang dihias dengan kain batik itu kurang dari 1 menit untuk mencontreng surat suara.

Selanjutnya, Sultan memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, kemudian menuju tempat tinta untuk mencelupkan salah satu jarinya sebagai tanda telah menggunakan hak pilih pada pemungutan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2009.
     
Sultan bersama keluarga kemudian meninggalkan TPS 09 untuk kembali ke kediamannya di Keraton Kilen Yogyakarta.
     
Di TPS 09 yang seluruh petugas KPPS-nya mengenakan pakaian adat Jawa itu tercatat 513 pemilih, terdiri atas 254 pemilih laki-laki dan 262 pemilih perempuan. Mereka masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).
     
Dalam DPT, Sultan terdaftar di urutan 255, GKR Hemas (256), GRAj Nurkamnari Dewi (257), GRAj Nurabra Juwita (258), GRAj Nurmastuti Wijareni (259), dan GKR Condrokirono (264).
     
Selain Sultan beserta keluarga, di TPS 09 juga terdaftar beberapa adik Sultan, di antaranya KGPH Hadiwinoto, GBPH Prabukusumo, GBPH Yudhaningrat, dan GBPH Hadisuryo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau