Boediono Optimistis Menang

Kompas.com - 08/07/2009, 11:01 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Boediono menyatakan optimistis bakal menang dalam Pemilu Presiden 2009. Namun, ia sepenuhnya menyerahkan kepada rakyat untuk menentukan pilihannya.

"Saya kan selalu optimis, sewaktu jadi Gubernur Bank Indonesia dan jadi Menteri Keuangan saya selalu optimis. Sekarang kita serahkan kepada rakyat, hari ini rakyat menentukan," ungkap Boediono menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (8/7), seusai memberikan suaranya di TPS 96 Sawitsari, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta.

Boediono mengatakan, saat ini rakyat sangat cerdas. Ia juga berharap pemilu bisa berjalan dengan bebas, jujur, dan aman. Ia berharap, seusai pilpres seluruh komponen bangsa menjadi satu lagi. "Kita harus menyatu lagi," ujarnya.

Rencananya, setelah waktu pemungutan suara ditutup pukul 13.00, Boediono akan memantau hasil penghitungan cepat melalui siaran televisi. Ia akan memantau di depan rumahnya. Di sana sudah dipasang tenda besar dengan karpet warna biru dan puluhan kursi warna merah. Ada tiga televisi layar datar berukuran besar yang menyiarkan siaran televisi tiga channel berbeda.

"Kita sama-sama dengan saudara sekalian kita nanti akan memantau. Sama-sama di sini dengan saudara-saudara sekalian kita tunggu bagaimana hasil quick count. Ini hasil indikatif tetapi ada baiknya kita mengikuti. Biasanya menunjukkan indikasi tertentu," ungkapnya.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau