Prabowo Beri Keterangan Pers Tanpa Megawati

Kompas.com - 08/07/2009, 19:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tak tampil bersama pasangannya, Prabowo Subianto, dalam jumpa pers yang berlangsung Rabu (8/7) malam di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Prabowo mengatakan, ia diutus Mega untuk menyampaikan respons atas jalannya pemilu presiden. Prabowo didampingi oleh Fadli Zon, Gayus Lumbuun, Suhardi, Mahendradatta, dan Arif Budimanta.

Prabowo menyampaikan, penghitungan suara masih berjalan hingga saat ini. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar bersabar menunggu hasil resmi KPU yang akan diumumkan 18 Juli mendatang.

"Baru sebagian kecil hasil resmi yang masuk. Kami berpandangan, sebaiknya masyarakat bersabar dan teliti dalam menunggu hasil resmi," ujar Prabowo.

Ia juga mengatakan, pihaknya menangkap ada indikasi pembentukan opini sepihak seolah-olah penghitungan suara sudah selesai.

"Demi kualitas demokrasi, mari kita bersabar. Dari pengamatan kami, pelaksanaan proses pemungutan suara pada pilpres ini jauh dari demokratis," kata Prabowo.

Ia juga mengimbau semua saksi agar tidak terpengaruh dengan upaya pembentukan opini, salah satunya melalui publikasi exit poll.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau