SBY-Boediono Menguasai Bangkalan

Kompas.com - 08/07/2009, 21:26 WIB

BANGKALAN, KOMPAS.com- Hasil sementara penghitungan suara dari Tim Kampanye Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono di sejumlah TPS menunjukkan, pasangan nomor urut dua ini menduduki posisi tertinggi perolehan suara di Kabupaten Bangkalan. Sampai dengan, Rabu (8/7) pukul 19.45, pasangan SBY-Boediono meraup sekitar 86 persen suara dari 18 persen total suara di Kabupaten Bangkalan.

"Dari 18 persen suara yang terhitung, pasangan SBY-Boediono mampu mengumpulkan suara hingga 86 persen. Kemenganan merata di 18 kecamatan di Bangkalan meskipun belum seluruh suara terhitung," kata Ketua DPC Partai Demokrat Bangkalan Muzakkigh, Rabu (8/7) di Bangkalan.

Tim Kampanye SBY-Boediono Kabupaten Bangkalan mencatat, sejak pukul 15.15, pasangan ini menduduki peringkat atas perolehan suara sementara. Dari dua persen suara yang berhasil dihitung, SBY-Boediono merapup 68,27 persen disusul Megawati-Prabowo 26,73 persen, dan Jusuf Kalla-Wiranto 5,01 persen.

Kemenangan pasangan SBY-Boediono terlihat di beberapa TPS, antara lain TPS 1, Desa Kraton, Kecamatan Bangkalan, Bangkalan. Di TPS ini, pasangan Mega-Pro mendapatkan 36 suara, Sby-Boediono 201 suara, dan JK-Wiranto 14 suara.Kemenangan pasangan capres dan cawapres nomor urut dua juga terja di di kediaman Bupati Bangkalan Fuad Amin, tepatnya di TPS 11, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Bangkalan. Di TPS ini, pasangan Mega-Pro mendapatkan 17 suara, Sby-Boediono 299 suara, dan JK-Wiranto 17 suara.

Menurut Muzakkigh, DPC Partai Demokrat Bangkalan optimistis perolehan suara akhir pasangan capres dan cawapres nomor urut dua di Bangkalan mencapai kisaran 75 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau