BANTUL, KOMPAS.com - Lokasi sekolah yang terpencil yakni di Jalan Bakal, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, membuat SMP Negeri 2 Sedayu kurang diminati calon siswa baru. Dari 180 kursi yang disediakan hingga penutupan pendaftaran, baru 145 orang yang mengembalikan formulir.
Medi, panitia posko penerimaan siswa baru Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul, Kamis (9/7) mengatakan, untuk mengatasi kekurangan tersebut pihak sekolah diperbolehkan memperpanjang masa pendaftaran, tetapi setelah pendaftaran untuk sekolah swasta selesai.
"Kalau pendaftarannya disambung, kami khawatir ada sekolah swasta yang protes karena jatah mereka ikut terambil," katanya.
Berdasarkan Peraturan Bupati Bantul Nomor 41 Tahun 2009 tentang penerimaan siswa baru, masa pendaftaran SMP/MTs negeri dilaksanakan tanggal 6-7 Juli kemarin, sementara SMP/MTs swasta tanggal 6-10 Juli. Menurut ketentuan tersebut maka SMPN 2 Sedayu baru diperbolehkan membuka pendaftaran kembali tanggal 11 Juli.
Bila selama masa pendaftaran tambahan, kuota yang tersedia tidak juga terpenuhi maka jumlah peserta didik tiap kelas akan dikurangi. Menurut ketentuan peserta rombongan belajar tiap kelas berkisar 10-36 siswa.
Medi mengatakan, dari segi kualitas SMPN 2 Sedayu sebenarnya tidak kalah jauh dengan SMP negeri lainnya. Namun karena lokasinya sulit dijangkau oleh angkutan membuat peminatnya sedikit. "Kalau lokasinya dekat dengan jalan raya atau permukiman penduduk, mungkin peminatnya akan lebih banyak," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang