Angka Golput Saat Pemilu Presiden di Atas 25 Persen

Kompas.com - 09/07/2009, 20:56 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Dibandingkan Pemilu Legislatif 2009, tingkat partisipasi pemilih di wilayah Solo dan sekitarnya tidak banyak meningkat. Jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya pada Pemilu Presiden 2009 masih cukup tinggi. Bahkan di Wonogiri angka golput mencapai 34,26 persen.

Pada Pemilu 2009 tingkat partisipasi pemilih di Wonogiri sebanyak 65,74 persen. Dari 896.509 suara yang ada yang menggunakan hak suara hanya 589.393 suara. Sedangkan 34,26 persen lainnya (307.116) tidak menggunakan hak suara alias golput.

"Angka pemilih yang tidak menggunakan hak pilih masih tinggi. Tetapi dibandingkan Pemilu Legislatif kemarin, tingkat partisipasi Pemilu Presiden meningkat sekitar 3 persen," ujar Ketua KPU Wonogiri, Joko Purnomo.

Di Kota Solo, angka Golput hampir mencapai 30 persen. Panwaslu Kota Solo mencatat tingkat partisipasi pemilih di Solo tidak jauh berbeda dengan Pemilu Legislatif 2009. Angka golput termasuk suara rusak di Kota Solo mencapai 28,14 persen (112.129 suara ). Sedangkan tingkat partisipasinya 72 persen (398.446 suara). Pemilu Legislatif 2009 tingkat partisipasi pemilih 71 persen.

"Kami melihat sebenarnya golput tersebut lebih pada golput administrasi, bukan golput ideologi. Jadi secara administrasi data pemili h itu sebenarnya kurang mutakhir. Mestinya KPU saat melakukan pemutakhiran data berdasarkan basis domisili riil, sehingga angka golputnya tidak setinggi itu," ujar Ketua Panwaslu Solo, Sumanta.

Dari tujuh kabupaten/kota di wilayah eks-Karesidenan Surakarta, pasangan Megawati-Prabowo hanya unggul di Kabupaten Sragen, sementara di Kota Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Boyolali, Klaten, perolehan suara terbanyak diraih pasangan Yudhoyono-Boediono.

Di daerah yang selama ini menjadi basis massa pendukung PDIP, pasangan Yudhoyono-Boediono mendapat dukungan suara antara 50-60 persen. Sedangkan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto, hanya meraih dukungan suara sekitar 5-8 persen di tujuh kabupaten/kota.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau