Alonso: Saya ke Ferrari? Itu Hanya Rumor!

Kompas.com - 09/07/2009, 22:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Baru diberitakan akan segera bergabung dengan Ferrari, Fernando Alonso langsung membantah. Pebalap Renault tersebut mengatakan, dia tidak pernah berbicara dengan tim asal Italia itu tentang hal tersebut.

Media Italia dan Spanyol sudah gencar memberikan laporan bahwa Alonso hampir pasti menjadi skuad Ferrari untuk musim 2010. Mantan dua kali juara dunia tersebut akan menggantikan posisi Kimi Raikkonen, yang kemungkinan akan beralih profesi.

Ya, Raikkonen yang performanya kurang bagus pada musim ini ditengarai bakal pindah ke World Rally Championship (WRC). Indikasinya, pebalap Finlandia yang menjadi juara dunia F1 2007 tersebut akan melakukan debutnya di WRC pada tahun ini di Rally Finlandia. Ini yang membuat media Italia mengembuskan rumor bahwa dia segera hengkang dari F1.

Namun, Alonso dengan cepat membantah. Pebalap Spanyol tersebut menjelaskan, dirinya tak pernah berbicara dengan Ferrari tentang masa depannya, apalagi membicarakan kontrak dengan tim tersebut.

"Semua itu hanya rumor. Semua itu sudah pernah terjadi selama empat atau lima tahun terakhir," ungkap Alonso kepada pers di Jerman, Kamis (9/7).

Ketika ditanya apakah dirinya pernah mengadakan pembicaraan dengan Ferrari atau telah ada sebuah kontrak dengan tim "Kuda Jingkrak" itu, Alonso hanya mengatakan: "Tidak, dan tidak."

Meskipun demikian, Alonso berharap dirinya mendapatkan sebuah mobil yang kompetitif. Karena, mobil itu adalah faktor utama sehingga dia bisa memutuskan masa depannya.

"Itu penting, tetapi itu juga bukan akhir dari dunia," ungkapnya. "Saya merindukan kemenangan. Saya ingin menang dan segera memiliki sebuah mobil. Tetapi saya juga memahami bahwa ini adalah olahraga dan segala sesuatu bisa terjadi, bukan cuma di dunia balap."

"Ini juga terjadi di tenis, basket NBA, sepak bola. Dalam karier, kadang-kadang kamu berada di atas, tetapi kadang pula berada di bawah. Di motorsport, malah lebih penting memiliki mobil dan paketan yang bagus."

"Kita melihat Michael (Schumacher) mungkin merupakan pebalap terbesar, dua kali juara bersama Benetton dan kemudian lima tahun di Ferrari. Ini bukan cuma faktor manusia, tetapi juga tim dan mobil. Karena itu, saya juga harus siap menghadapi hal itu, baik secara fisik maupun mental."

Musim ini, performa Alonso bersama Renault memang sangat buruk karena dia belum pernah naik podium. Bahkan dari delapan seri yang sudah dilakoni, Alonso baru mengumpulkan 11 poin sehingga terpuruk di posisi sembilan klasemen sementara pebalap, terpaut 53 dari pebalap Brawn GP Jenson Button, yang memimpin klasemen.

Setali tiga uang, Ferrari pun demikian. Scuderia yang merupakan salah satu tim favorit baru satu kali naik podium dan total baru mengumpulkan 26 poin sehingga berada di peringkat empat klasemen konstruktor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau