Jabat Tangan Bersejarah Obama-Khadafi

Kompas.com - 10/07/2009, 07:39 WIB

L'AQUILA, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama berjabat tangan dengan pemimpin Libya Moammar Khadafi, yang telah lama dicerca di Washington, Amerika Serikat.

Jabatan tangan bersejarah itu berlangsung saat para pemimpin dari negara ekonomi utama dan negara berkembang bersiap melakukan pengambilan foto bersama pada pertemuan puncak di L’Aquila, Italia tengah, Kamis (9/7).

Hubungan antara Libya dan Amerika Serikat telah berulang kali tergerus selama 30 tahun belakangan. Hubungan diplomatik putus pada 1981 dan baru dipulihkan pada 2004, setelah Libya mencela upayanya memperoleh senjata pemusnah massal. Namun, hubungan tetap tegang terutama mengenai ganti rugi bagi korban aksi teror pada 1980-an.

Percekcokan tersebut diselesaikan pada penghujung 2008, ketika Libya menyerahkan 1,5 miliar dollar AS sebagai ganti rugi bagi warga AS yang jadi korban serangan di Lockerbie, yang mengakibatkan 270 orang tewas pada 1988, dan satu serangan terhadap klub malam di Berlin, tempat yang biasa didatangi tentara AS. Tiga orang tewas dalam serangan itu.

Obama telah menyulut perdebatan sengit di Amerika Serikat dengan mengatakan Washington mesti siap berbicara dengan semua musuhnya. Jabatan tangan dengan Presiden Venezuela Hugo Chavez pada satu pertemuan tingkat tinggi internasional pada April menarik perhatian besar.

Pejabat senior Gedung Putih Denis McDonough menanggapi dingin jabatan tangan Obama dengan Khadafi, dan menyatakan bahwa hubungan antara kedua negara telah dipulihkan. "Saya tidak tahu ia mendapat sangat banyak pertimbangan mengenai dengan tangan siapa ia akan berjabatan atau tangan siapa yang tidak boleh ia jabat. Saya yakin, karena mengenal Presiden, saat menghadapi kesempatan untuk menyapa setiap pemimpin, ia akan melakukan itu," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau