JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan tim tenis putra Indonesia di ajang Piala Davis Grup II zona Asia-Oceania harus terhenti di semifinal. Tim Merah-putih gagal membendung Selandia Baru yang menang 3-0.
Setelah kalah 0-2 di hari pertama, Jumat (10/7), Indonesia mencoba peruntungan di nomor ganda yang dimainkan Sabtu (11/7) di Stadion Tertutup Perry Arena, Hamilton, Selandia Baru.
Sayang, pasangan Christopher Rungkat/I Ketut Nesa Arta tak mampu mengalahkan pasangan tuan rumah. Mereka mengakui keunggulan pasangan Selandia Baru, Daniel King-Turner/GD Jones setelah berjuang selama empat set dengan kekalahan 6-4 5-7 6-7(4) 4-6.
Christopher/Nesa melakukan start yang baik. Melalui permainan yang agresif mereka mampu menekan Turner/Jones untuk merebut set pertama 6-4.
Namun pada set berikutnya, Turner/Jones mampu bangkit secara mengesankan. Pasangan tuan rumah itu dua kali bangkit dari ketinggalan pada set kedua dan keempat, dan tampil lebih tenang saat tiebreak pada set ketiga untuk meraih kemenangan.
Pada hari pertama, Selandia Baru meraih angka melalui kemenangan Turner atas pemain tunggal kedua Indonesia, Sunu Wahyu Trijati 6-4 1-6 6-4. Kemudian Jones mengalahkan tunggal pertama Indonesia Christopher 7-5 4-6 6-3 6-2.
Dua partai tunggal pada hari ketiga, Minggu (12/7), meskipun sudah tidak menentukan lagi akan tetap dipertandingkan. Menurut jadwal, pertandingan hari ketiga adalah pertandingan silang dari dua partai hari pertama, yakni Christo bertemu Turner dan Sunu melawan Jones.
Namun karena sudah tidak menentukan, kedua tim bisa menurunkan pemain lain.
Kemenangan atas Indonesia membawa Selandia Baru melaju ke final Grup II Zona Asia-Oceania untuk menantang Filipina yang mengalahkan Pakistan 3-0 pada semifinal lainnya. Sedangkan Indonesia tetap bertahan di Grup II, seperti hasil yang dicapai tahun lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang