JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagai dampak dari anjloknya tiga gerbong kereta dari rangkaian KA Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya, Minggu (12/7) pukul 03.30 di kawasan Stasiun Pelabuhan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dua kereta terpaksa memutar lewat jalur selatan.
Dua kereta tersebut adalah Kereta Sindoro Pagi (jurusan Semarang-Gambir), dan Fajar Utama (jurusan Semarang-Pasar Senen). Sementara itu, Kereta Harina (jurusan Bandung-Semarang) masih tertahan di Batang.
Kereta dari Semarang menuju Jakarta, bila tidak melintasi jalur utara (Semarang-Cirebon), harus memutar melewati Semarang-Brumbung-Gubug-Gundih-Solo-Yogyakarta-Wates-Kutoarjo-Purwokerto-Cirebon.
Untuk penumpang KA Harina, sejak tadi pagi seluruhnya sudah sampai di Semarang. PT Kereta Api mengalihkan perjalanan menggunakan bus. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Komunikasi PT KA Adi Suryatmini, Minggu, yang dihubungi di Bandung.
Adi mengatakan, seluruh pegawai PT KA di Daerah Operasi IV Semarang bekerja keras untuk mengangkat KA Argo Anggrek yang anjlok. "Kereta pagi dari kedua kota, Jakarta dan Surabaya, telah berangkat. Jadi, mudah-mudahan mereka dapat lewat di lintas Semarang-Cirebon," ujar dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang