Target Pembangunan Rusunawa Tak Tercapai

Kompas.com - 13/07/2009, 16:43 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Menteri Negara Perumahan Rakyat Mohammad Yusuf Asy’ari mengatakan, target pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebanyak 60.000 unit dalam waktu satu tahun tidak tercapai.

"Paling banyak 60 persen, karena dananya tidak ada," katanya di Magelang, Sabtu (11/7), seusai meresmikan Koperasi Jasa Keuangan Syariah, BMT (Baitul Maal wa Baitul Tamwil) "Makmur Gemilang", di Desa Blabak, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, pembangunan rusunawa itu menggunakan dana dari APBN dan APBD. Alokasi APBD 2009 Kementerian Negara Perumahan Rakyat untuk pembangunan rusunawa hanya sekitar 0,35 persen, yang terdiri atas subsidi sekitar Rp 2,5 triliun dan operasional sekitar Rp 1 triliun.

Seharusnya, katanya, program rusunawa dilakukan untuk kota-kota besar di Indonesia. Ia menyebutkan, program rusunawa sudah dilakukan di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dalam jumlah relatif sedikit. "Kemungkinan dalam waktu dekat di Batam," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan perumahan rakyat menjadi salah satu dari sejumlah program utama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendatang. Hingga saat ini, katanya, belum ada peraturan menyangkut pembagian alokasi anggaran APBN dengan APBD untuk program rusunawa.

"Sharing antara APBN dengan APBD belum ada pengaturan, ternyata daerah belum sanggup membiayai, kalau daerah mengalokasikan APBD untuk perumahan, kita sudah senang," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau