Sony Incar Final Kejuaraan Dunia

Kompas.com - 13/07/2009, 21:09 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro memasang target tinggi di Kejuaraan Dunia 2009 yang akan berlangsung di Hyderabad, India, 10-16 Agustus. Tunggal putra nomor satu Indonesia tersebut berambisi menembus babak final.

Ditemui usai menjalani sesi latihan di Klub Jaya Raya Suryanaga Surabaya, Senin (13/7), peringkat enam dunia itu mengaku terus melakukan persiapan. Dia latihan secara serius dan intensif, kendati konsentrasinya sedikit terpecah dengan rencana pernikahannya pada 25 Juli.

"Sejak pulang ke Surabaya pada hari Kamis (9/7) lalu, saya tetap menjalani latihan rutin, baik fisik maupun teknik, di bawah pengawasan pelatih Suryanaga," katanya.

Sebelum balik ke Surabaya untuk melepas masa lajang, Sony dibekali program latihan dari pelatihnya di Pelatnas Cipayung untuk dijalankan selama berada di Surabaya. Dua pelatih Suryanaga, Aji Santoso dan Wijanarko Adimulya ikut membantu mantan juara Asia itu, menjalani program latihan yang telah disusun.

"Sejauh ini, kondisi saya cukup fit. Program utama saya adalah meningkatkan kemampuan fisik, karena secara teknik sudah tidak ada masalah," ujarnya.

Rencananya, semifinalis Djarum Indonesia Open Super Series 2009 itu, kembali ke Pelatnas pada 29 Juli. Dia akan melanjutkan program latihan lebih intensif. 

Sony mengemukakan, peluangnya merebut juara dunia cukup terbuka, meskipun lawan yang dihadapi sangat berat. Prestasi terbaik Sony di kejuaraan ini adalah finalis pada edisi 2007, sementara pada 2008, dia absen.

"Setiap pemain pasti ingin juara, tapi saya realistis saja. Target awal bisa tembus babak final dulu, karena lawan-lawannya tidak mudah dan semuanya sudah pernah ketemu serta saling mengalahkan," katanya menambahkan.

Sepanjang musim 2009 ini, Sony belum sekalipun meraih gelar juara. Karena itu, peringkat dunianya kini turun ke posisi keenam, dari sebelumnya berada di lima besar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau