China Bertemu Malaysia di Final Kejuaraan Asia

Kompas.com - 14/07/2009, 17:46 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Tim unggulan pertama China bertemu unggulan kedua Malaysia di final beregu Kejuaraan Asia remaja di bawah usia 19 tahun (U19) setelah kedua tim unggul di semifinal, Selasa.
   
Dalam turnamen yang digelar di Stadium Juara Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia, China mengalahkan Thailand 3-1, sedangkan Malaysia menyisihkan Jepang dengan skor yang sama.

Pemain tunggal putra Pisit Poodchalat menjadi satu-satunya penyumbang angka bagi Thailand setelah mengalahkan Tian Houwei 21-16, 21-14.

Sedangkan tiga angka bagi China diperoleh melalui ganda campuran, tunggal putri dan ganda putra.   Pasangan Lu Kai/Bao Yixin mengalahkan Maneepong Jongjit/Rodjana Chuthabunditkul 21-13, 21-11, Chen Xiaojia menang atas Ratchanok Intanon 21-16, 24-22 dan Guo Junjie/Liu Peixuan menundukkan Nitiphon Phuangphuapet/Tin D Cabalees 21-13, 18-21, 21-13.

Adapun penyumbang kemenangan bagi Malaysia adalah ganda campuran Ow Yao Han/Lai Pei Jing yang menang 21-17, 21-13 atas Naoto Otaki/Kanako Konishi. Iskandar Zulkarnain Zainuddin mengalahkan Tatsuya Watanabe 21-9, 21-14 dan ganda putra Goh Jian Hao/Pang Zheng Lin menundukkan Shohei Hoshino/Akira Kobayashi 21-19, 16-21, 21-19.

Sementara satu-satunya angka bagi tim Jepang diperoleh pemain tunggal putri Minatsu Mitani yang unggul atas Tee Jing Yi 21-17, 12-21, 21-17.

Tim Indonesia tersingkir dari turnamen beregu yang menggunakan format Piala Sudirman itu setelah dikalahkan unggulan pertama China 0-3 di perempatfinal. Selanjutnya para pemain yang sebagian besar berasal dari pelatnas pratama itu akan mengikuti nomor perorangan yang akan dimulai pada Rabu (15/7).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau