KEDIRI, KOMPAS.com — Kabupaten Kediri, Jawa Timur, saat ini kekurangan obat Tamiflu karena banyak stok obat yang sudah melampui masa berlakunya. Padahal, obat ini penting untuk mengantisipasi penyakit influenza A-H1N1.
"Idealnya setiap puskesmas memiliki stok Tamiflu sedikitnya 100 tablet. Jumlah tersebut untuk mengantisipasi 20 penderita influenza H1N1," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Adi Laksono, Selasa (14/7) di Kediri.
Stok Tamiflu di puskesmas rata-rata tinggal 40 tablet. Terjadi kekurangan sebanyak 2.220 tablet Tamiflu dengan rincian 60 tablet per puskesmas. Adapun total puskesmas di Kabupaten Kediri mencapai 37 unit yang tersebar di 25 kecamatan.
Dinkes Kabupaten Kediri telah mengajukan permohonan penambahan Tamiflu ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Namun, hingga kemarin obat yang dinantikan itu belum juga dikirim ke Kediri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang