SERANG, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Banten, Selasa (14/7), mengakui telah menangkap tersangka pelaku pembunuhan yang mayatnya ditemukan di dalam bus di Terminal Banjar, Jawa Barat, Minggu (12/7) lalu.
Menurut Kepala Unit Dua Kriminal Polda Banten Ajun Komisaris Sukirman, tersangka Hilman Zaenudin (25)—menurut keterangan istrinya, tersangka bernama Ilman Zaenuddin (26)—ditangkap di Serang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di daerah Cilandak, Jakarta Selatan.
Ilman adalah warga Lampung yang bekerja di PT Karya Info Abadi Cilandak, Jakarta—menurut istrinya bekerja di PT Topindo Reksa. Adapun korbannya bernama Konsurati (30)—versi Polsek Metro Cilandak bernama Kun Surati, sesuai laporan kehilangan oleh keluarganya. Surati adalah rekan kerja tersangka yang bekerja di bagian administrasi perusahaan tersebut.
Ditemui di Markas Polda Banten di Serang, Ilman mengakui segala perbuatannya membunuh Surati. Dia mengaku membunuh korban karena kesal. Pasalnya, dia sering dijanjikan akan mendapatkan order pekerjaan keluar kota oleh korban, tetapi tak pernah terlaksana. "Padahal, pekerjaan keluar kota itu bisa menambah penghasilan," kata Ilman yang punya empat anak itu.
Kekesalannya memuncak pada hari Sabtu lalu sehingga ia lalu membunuh korban di kantornya. Caranya, dengan memukuli korban menggunakan benda tumpul. Ia juga mencekik korban menggunakan tali.Setelah meninggal, mayat korban lalu dimasukkan dalam koper besar. Belum diperoleh penjelasan dari mana diperoleh koper dan bagaimana memasukkan mayat ke dalam koper.
Semula, Ilman berniat membuang jenazah Surati ke Lampung, Sumatera, tetapi ketika tiba di Terminal Penyeberangan Merak, ia berubah pikiran. Korban yang sudah dikemas dalam koper itu kemudian ia naikkan ke dalam bus PO Bahagia Utama jurusan Merak-Banjar, sementara dia melangsungkan perjalanan ke Lampung.
Menurut keterangan polisi, sesampainya di Jalan Muhammad Hatta-Cibogor, Kota Tasikmalaya, awak bus Bahagia Utama itu memindahkan koper bersama puluhan penumpangnya ke bus Sonya jurusan Tasikmalaya-Banjar karena bus dari Merak tersebut tidak akan meneruskan perjalanan ke Banjar.
Dilimpahkan ke Jaksel
Tertangkapnya pembunuh perempuan dalam koper tersebut, menurut Ajun Komisaris Sukirman, tidak lepas dari koordinasi yang baik antara kepolisian Ciamis, Polres Jakarta Selatan, dan Polda Banten.
"Tempat kejadian perkaranya di Jakarta Selatan, kami akan limpahkan kasus ini ke sana," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang