JAKARTA, KOMPAS.com — Jika Anda berminat membeli Freed, bersabarlah. Banyaknya peminat multi purpose vehicle (MVP) keluaran terbaru Honda ini membuat daftar antrean (inden) mulai memanjang setidaknya sampai Oktober 2009.
Permintaannya ternyata masuk dalam kategori baik. Bayangkan saja, baru dua hari pasca-diluncurkan akhir Juni lalu sudah mencatatkan penjualan 340 unit.
"Lonjakan permintaan Freed memang berada di atas ekspektasi kami, kalau terus berlanjut tidak menutup kemungkinan kita akan menambah lini produksi," ujar Jonfis Fandy, Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM), saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/7).
Produk 7-seater ini bahkan telah mengumpulkan surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 3.301 unit hingga kini. Sementara itu, dalam sebulan, HPM hanya menargetkan penjualan sebanyak 1.000 unit.
Jadi produksinya, lanjut Jonfis, mereka genjot sekarang ini, termasuk penambahan jam kerja, yakni pada Sabtu dan Minggu.
Mobil berlabel completely knock down (CKD) yang dipasarkan di Indonesia ini mengusung mesin i-VTEC, SOHC, 1.5L sama dengan saudara tuanya, Jazz. Ada dua varian yang ditawarkan, yaitu standar dihargai Rp 237 juta (on the road Jakarta), sedangkan versi dengan fitur lebih lengkap seharga Rp 257 juta.
Jonfis mengaku puas dengan keberhasilan yang dicapai salah satu produk andalannya ini. Ke depan, ATPM akan terus meningkatkan pelayanan purnajual termasuk memperkuat jaringan penjualan Honda di Indonesia.
"Dalam kondisi seperti ini (krisis) kita bisa menjual 1.000 unit per bulan, ini luar biasa," bangganya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang