Yuddy Pastikan Tak Ada Politik Uang

Kompas.com - 15/07/2009, 18:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi menyampaikan niatnya maju sebagai calon Ketua Umum Golkar periode mendatang di depan pleno pengurus harian Partai Golkar, Rabu (15/7).

Yuddy menegaskan, dalam proses pemilihan Ketum nanti dipastikan tidak akan ada politik yang. "Saya memiliki gagasan, jaringan, konsep, dan pengalaman lebih dari 17 tahun (di Golkar). Satu hal yang tidak saya miliki adalah uang untuk membayar politik uang. Oleh karena itu, nanti saya akan memastikan tidak ada politik uang," ujar Yuddy seusai rapat pleno Golkar di Kantor DPP Golkar, Rabu (15/7).

Yuddy mengakui, dirinya sendiri memang belum mengetahui persis cara untuk mencegah politik uang tersebut. Namun, Yuddy mengatakan, dirinya memegang pernyataan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla yang menjamin akan merumuskan tata tertib Munas yang tidak menoleransi dilakukannya politik uang.

Yuddy mengharapkan dukungan dari generasi muda Golkar. Jika maju, Yuddy berjanji akan melakukan reformasi internal menyangkut struktur dan kultur partai yang kerap dikuasai pragmatisme dan politik uang. Yuddy juga berjanji melakukan regenerasi dengan mengisi 70 persen kepengurusan partai dengan orang muda, serta melakukan kaderisasi. Lantas, apakah yang mendorong untuk maju sebagai calon Ketum?

"Kekalahan Golkar dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden karena Golkar tidak kompak dan solid. Ke depan, Golkar harus solid, mungkin sudah jenuh dengan tokoh-tokoh lama. Ke depan, tergantung generasi muda. Saya siap menjadi lokomotif perkembangan Golkar," tutur Yuddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau