Kali ini Finis Keberapa, Hayden?

Kompas.com - 15/07/2009, 23:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pekan lalu di Laguna Seca, Amerika Serikat, Nicky Hayden mencatat hasil terbaik yang diraihnya sepanjang MotoGP musim 2009 ini. Pebalap Ducati tersebut finis di posisi lima.

Ini membuat mantan juara dunia 2006 tersebut mulai optimistis menghadapi seri-seri selanjutnya. Di GP Jerman akhir pekan ini, "The Kentucky Kid" bertekad untuk terus memperbaiki grafik penampilannya yang terus meningkat, dengan berusaha keras mendekati peraih posisi terakhir di podium (peringkat tiga).

Dari delapan seri yang sudah dilakoni, Hayden menunjukkan kemajuan yang signifikan. Sejak gagal finis pada seri kedua di Jepang, ketika dia ditabrak dari belakang oleh Yuki Takahashi, Hayden berturut-turut finis di posisi 15, 12, 12, 10, 8 dan 5.

"Kami telah cukup banyak kemajuan di beberapa pekan terakhir dan saya harap kami bisa mempertahankannya," ungkap pebalap asal AS tersebut, jelang laga di Sachsenring, Minggu (19/7).

"Kami masih dipisahkan oleh poin yang cukup banyak dengan para pebalap di atas. Karena itu, kami harus bekerja keras untuk memangkas jarak dan tetap fokus mengejarnya."

Nah, seberapa besar gap tersebut?

Dari semua seri yang sudah dilewatinya, Hayden selalu tertinggal dengan waktu sangat jauh dari pebalap yang menempati posisi tiga. Raihan terbaik Hayden adalah di Assen, Belanda, di mana dia hanya tertinggal 16,71 detik dari rekan setimnya, Casey Stoner, yang finis ketiga.

Sementara itu di Laguna Seca, meskipun menempati posisi lebih baik dari pada ketika tampil di Assen, catatan waktu pemilik nomor 69 itu terpaut cukup jauh dengan pebalap Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo. Mantan pebalap Repsol Honda tersebut tertinggal 19,737 detik dari rekan setim Valentino Rossi itu.

Namun di Sachsenring, Hayden memiliki catatan prestasi yang cukup menjanjikan. Dalam tiga musim berturut-turut ketika masih jadi pebalap Repsol Honda, dia mampu finis di peringkat tiga, yakni 2005, 2006 dan 2007.

"Hampir sama dengan Laguna, Jerman juga merupakan trek yang banyak tikungan dan kecil. Saya harap bisa mencatat waktu yang bagus. Saya suka trek ini, apalagi sebelumnya pernah mencatat hasil bagus," ungkap Hayden.

Manajer proyek Ducati Livio Suppo juga memiliki harapan yang sama. Berdasarkan hasil yang sudah diraih, Suppo berharap ada perbaikan yang lebih menggembirakan.

"Nicky kembali beraksi di sirkuit yang dia sudah pernah lewati dengan bagus. Saya yakin, dia akan bisa memperbaiki hasil yang diraih di Laguna," jelas Suppo.

Nah, Hayden dan timnya cukup yakin bisa lebih baik dari apa yang diraih di GP AS. Kalau begitu, kali ini Hayden bisa finis di posisi keberapa? Kita tunggu saja aksinya. (CRS)

- Perbedaan waktu di tiap seri Nicky Hayden dengan pebalap posisi ketiga

1. Qatar: Hayden 12th - Lorenzo 3rd (32.639sec)
2. Japan: tidak finis
3. Jerez: Hayden 15th - Stoner 3rd (50.730sec)
4. Le Mans: Hayden 12th - Pedrosa 3rd (36.754sec)*
5. Mugello: Hayden 12th - Rossi 3rd (37.046sec)*
6. Catalunya: Hayden 10th - Stoner 3rd (24.709sec)
7. Assen: Hayden 8th - Stoner 3rd (16.71sec)
8. Laguna Seca: Hayden 5th - Lorenzo 3rd (19.737sec)

* balapan basah/kering

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau