Tak Bisa Beli Buku, Mosleh dan Ririn Gagal Masuk SD

Kompas.com - 16/07/2009, 15:30 WIB

BANGKALAN, KOMPAS.com — Dua bocah gagal masuk SDN Gebbang I, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, karena tak mampu membeli buku pelajaran yang terlalu mahal.
       
Kedua anak malang itu masing-masing bernama Mosleh (7) dan Ririn (7), warga Desa Gebbang, Kecamatan Kota Bangkalan. Keduanya terpaksa tidak masuk sekolah dalam tahun pelajaran baru kali ini karena tidak memiliki biaya.
       
"Saya enggak bisa masuk SD karena ibu tidak punya uang untuk beli buku," kata Mosleh di Bangkalan, Kamis.
       
Menurut Mosleh, uang yang harus dikeluarkan untuk beli buku paket sebesar Rp 283.000 untuk beberapa macam pelajaran. Adapun harga tiap buku paket dari Rp 30.000 sampai Rp 40.000.
       
"Saya ingin bersekolah seperti teman-teman yang lain biar pandai," ungkapnya.
       
Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permen Diknas) Nomor 28 Tahun 2008, harga buku pelajaran untuk golongan SD berkisar antara Rp 4.500 dan Rp 15.600 per buahnya.
       
Sementara itu, Kepala SDN Gebbang I Amiruddin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya tidak bisa menurunkan harga buku paket karena itu sudah dari penerbitnya.
       
"Itu sudah sesuai dengan harga dari penerbit. Kami tidak bisa menurunkan lagi harganya. Jika diturunkan, maka kami yang rugi," kata Amiruddin.
       
Amiruddin menambahkan, setiap siswa baru memang diharuskan membeli buku paket. Hal itu dilakukan untuk kepentingan proses belajar-mengajar bagi siswa yang bersangkutan. "Buku bantuan dari BOS ada, tapi kami tidak meminjamkan kepada siswa karena takut rusak," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau