Teror Bom, Gedung Vital Jatim Disisir

Kompas.com - 17/07/2009, 21:59 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pascaledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya melakukan antisipasi dengan menyisir beberapa obyek vital di Surabaya. Penyisiran antara lain dilakukan di Gedung DPRD Jawa Timur, Bank Indonesia Surabaya, dan Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penyisiran pertama dilakukan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya Jumat (17/7) sekitar pukul 11.30. Sebanyak enam anggota Tim Gegana Brimob Polda Jatim melakukan penyisiran menggunakan metal detector di ruang sidang paripurna, kantor fraksi, dan segala penjuru gedung DPRD Jatim. Selanjutnya, penyisiran dilanjutkan di Gedung Bank Indonesia Surabaya, dan terakhir di Gedung Pemprov Jatim.

Kepala Bagian Operasi Polres Surabaya Utara Komisaris Polisi Agus Sukamto mengatakan, penyisiran beberapa gedung vital di Jatim bertujuan mengantisipasi ancaman bom menyusul kasus meledaknya bom di Jakarta. "Enam anggota Gegana kami terjunkan kh usus untuk tiga gedung di wilayah Polres Surabaya Utara. Penyisiran serupa juga dilakukan di wilayah Polres lain," tuturnya.

Menurut Agus, antisipasi teror bom juga dilakukan dengan memasang pintu metal ditector di Pemprov Jatim yang selama ini fasilitasnya ada tetapi tak dipasang.

Meski demikian, Polres Surabaya utara tak menambah personil Kepolisian untuk mengamankan ketiga gedung vital tersebut. Selain menjaga gedung vital, pengamanan dilakukan pula dengan patroli secara mobile.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan, Pemprov Jatim berkoordinasi dengan seluruh k abupaten/kota untuk mengetatkan keamanan dan kesiagaan di sejumlah tempat vital di Jatim. "Kami telah rapat dengan Komunitas Intelejen Daerah untuk melakukan deteksi dini dan antisipasi ancaman terorisme. Kami berharap Polisi segera menemukan pelakunya agar kondisi Indonesia semakin aman," ujarnya.

Sebelumnya, mulai pagi hari sekitar pukul 10.00, Polisi juga penyisiran di Hotel JW Marriot Surabaya. Tak seperti biasanya, hotel berbintang lima tersebut kini dijaga ketat puluhan petugas keamanan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau