Perlukah USG Saat Hamil?

Kompas.com - 18/07/2009, 14:37 WIB

KOMPAS.com - Ada yang mengatakan bahwa USG tidak perlu dilakukan terlalu sering. Tetapi ada juga yang bilang, USG aman sepanjang paparannya tak terlalu lama. Mana yang benar?

Menurut Dr. Carolina Tirtajasa, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, USG selama kehamilan terbukti aman berdasarkan penelitian. Bahkan, bisa dilakukan pada kehamilan kecil, tidak seperti radiologi yang menggunakan radiasi sinar X yang bisa menimbulkan kecacatan pada bayi.

WHO merekomendasikan negara berkembang untuk melakukan pemeriksaan USG minimal 4 kali selama kehamilan. Sekali saat hamil trimester pertama, sekali ketika memasuki trimester kedua, dan dua kali selama kehamilan trimester ketiga. Di luar itu, USG boleh dilakukan lebih dari 4 kali. Tergantung pada preferensi pasien dan dokter, kondisi sosial-ekonomi pasien, dan fasilitas yang tersedia. Bagi calon ibu yang tinggal di daerah terpencil dan sulit menjangkau fasilitas USG, pemeriksaan boleh dilakukan hanya 4 kali selama kehamilan.

Ada keuntungan yang bisa didapat dari pemeriksaan USG selama kehamilan. Dengan USG, dokter dapat mengukur perkembangan panjang tulang-tulang vital, diameter kepala bayi, lingkar perut serta berat badan janin. Semua itu biomarker tumbuh-kembang janin. Bila sampai ada keterlambatan pertumbuhan, bisa dideteksi dini dan diterapi. Selain itu, dengan USG kita juga bisa melihat letak dan gradasi plasenta, lilitan tali pusat, serta jumlah air ketuban. Ketiga hal ini faktor yang sangat penting dalam keberhasilan persalinan. Jumlah air ketuban juga merupakan cerminan kesejahteraan bayi di dalam rahim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau