Foke Kunjungi Saksi Kunci Ledakan Bom

Kompas.com - 18/07/2009, 15:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Sabtu siang ini, mendatangi Rumah Sakit Jakarta untuk menjenguk saksi kunci insiden ledakan bom Mega Kuningan, yakni Dikdik Ahmad Taufik dan Andri Tirta Marsadi. Pria yang akrab dipanggil Bang Foke ini tiba di RS Jakarta sekitar pukul 13.00.

Setiba di RS Jakarta, Foke yang mengenakan baju safari menuju lantai 3 menggunakan lift. Kunjungan pertamanya ditujukan di lantai 337, tempat Andri Tirta Marsadi, dan satu korban lainnya, yakni Sidik Maulana, dirawat. 

"Bagaimana sudah agak mendingan?" tanya Foke ke Andri.

Menjawab pertanyaan tersebut, Andri langsung menjawab. "Baik, Pak. Alhamdulilah," ujarnya.

Setelah berbincang sejenak, Foke lantas berpesan agar keduanya tidak perlu memikirkan biaya pengobatan karena akan ditanggung pemerintah sepenuhnya. Foke juga mendoakan agar kedua lelaki tersebut segera lekas sembuh.

Setelah berbincang dengan Andri dan Sidik, Foke lantas melanjutkan kunjungannya. Kali ini ke ruang 359 tempat Dikdik dirawat. Selain Dikdik, di ruang itu Foke juga menjenguk Bambang Trianto, rekan seprofesi Dikdik sebagai security di JW Marriott.

Kendati merupakan saksi kunci, tidak tampak adanya pengawalan ketat yang melekat pada Dikdik. Karena kejadian tersebut, Dikdik terpaksa menderita luka bakar di bawah telinga yang mengakibatkan berkurangnya pendengaran. "Jangan pikirin apa-apa. Cepet sembuh, ya," kata Foke kepada Dikdik.

Dikdik yang mengenakan baju pasien berwarna biru menjawab lirih. "Ya, Pak," ujar Dikdik.

Adapun Bambang merupakan korban yang sebelumnya juga pernah merasakan ledakan bom di JW Marriott pada 2003. Karena itu, masih tampak bekas luka bakar di tangan Bambang akibat ledakan bom 2003. Teror bom, Jumat (17/7), mengakibatkan Bambang shock dan harus dirawat.

Foke juga mengunjungi korban di kamar 153, yakni Hendri Hendriyanto dan Wahidul Qohar. Keduanya merupakan front office di JW Marriott. Karena kondisinya yang sudah membaik, Wahidul sudah diperbolehkan pulang hari ini. Seusai berkunjung, Foke lantas pergi meninggalkan RS Jakarta menggunakan Toyota Land Cruiser berwarna hitam dengan nopol B 1.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau