Batal Menjajal MU, "Indonesia Allstar" Tetap Berlatih

Kompas.com - 18/07/2009, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Walaupun batal menghadapi klub Setan Merah dalam laga persahabatan pada 20 Juli besok, semangat masih ditunjukkan para bintang sepakbola Indonesia.  Tim Indonesia All Stars  tetap melakukan persiapan dengan melakukan sesi latihan di stadion Gelora Bung Karno pada hari Sabtu ini pukul 14.30. 

Pelatih Benny Dollo menegaskan timnya tetap harus dalam kondisi siap tanding meskipun telah mendapat kabar pembatalan dari pihak Manchester United menyusul tragedi bom di Mega Kuningan Jumay kemarin. "Kami tetap melakukan persiapan," ujar pelatih yang akrap disapa Bendol kepada Kompas.com saat ditemui di Holten Sultan Jakarta.

Benny juga mengaku terpukul dan sangat menyayangkan MU harus batal tampil di Jakarta akibat peristiwa bom.  Ia berharap, pada suatu saat nanti klub papan atas Liga Premier Inggris itu bisa datang ke Tanah Air. "MU datang itu harapan kita," tambahnya.

Sementara itu striker Persiba Balikpapan, T.A Musafri mengaku kecewa tim Indonesia All Star gagal bertanding  melawan MU  Musafri mengaku dirinya sudah melakukan persiapan secara matang untuk menghadapi pemain-pemain kaliber Setan Merah seperti Rio Ferdinand, Gary Neville. "Aku berharap bisa bermain dengan pemain yang di atas rata-rata," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau