SEOUL, KOMPAS.com - Besok, Minggu (19/7) Kedutaaan Indonesia di Korea memulangkan 111 orang peserta festival paduan suara di Seoul, Korea Selatan yang sebelumnya dikarantina karena kasus flu babi. Mereka diterbangkan dengan pesawat Garuda dan Korean Air.
"Mereka adalah rombongan terakhir yang kami pulangkan. Dengan demikian seluruh peserta festival paduan suara yang berjumlah 347 orang, sudah kami pulangkan semua," kata Dubes Indonesia untuk Korea Selatan, Nicholas T Dammen, saat mengunjungi pameran Wedding Expo, di Gedung Coex, Seoul, Sabtu (18/7).
Menurut Nicholas, 111 orang tersebut dipulangkan setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter Korea Selatan dan dua dokter dari Indonesia yakni dr Priyanti dan dr Andriya. Berdasarkan hasil pemeriksaan mereka, rombongan yang 14 orang diantaranya dinyatakan positif flu babi sudah dinyatakan sembuh. Sebagian besar rombongan berasal dari kelompok Elfas yakni sebanyak 50 orang, 7 orang dari Universitas Hasanudin, 34 dari Gorontalo, dan 20 orang dari Riau.
"Kami sengaja mendatangkan dokter dari Indonesia untuk memperoleh second opinion. Kami harus memastikan kondisi mereka benar-benar sehat sebelum pulang ke Indonesia," katanya.
Keempat belas pasien tersebut sebelumnya dirawat di Masan Medical Centre, Rumah Sakit Changwon, dan Rumah Sakit Inje. Sisanya sebanyak 97 orang sebelumnya dikarantina di Universitas Inje dan Universitas Masan. "Mereka yang positif dan negatif kondisinya sudah sehat semua, sehingga diperbolehkan pulang ke Indonesia," ujarnya.
Berdasarkan data Kedutaan Indonesia di Korea dari total 347 orang peserta paduan suara, 46 orang diantaranya sempat dinyatakan positif flu babi. Setelah kondisinya membaik, mereka dipulang secara bertahap mulai tanggal 12 Juli lalu.
Festival paduan suara sedianya mau digelar di Kota Changwon, Provinsi Gyeongnam, sekitar 450 kilometer dari Seoul. Awalnya Indonesia akan mengirimkan 15 kelompok paduan suara, tetapi baru 9 kelompok yang terbang ke Korea Selatan acara tersebut sudah dibatalkan karena kasus flu babi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang