MATARAM, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melakukan penjagaan lebih ketat pada fasilitas umum di Mataram seperti mall, hotel , pelabuhan laut dan Bandar udara, termasuk asset milik warga negara asing, sebagai langkah antisipasi menyusul ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton di Jakarta.
Menurut AKBP Drs Sukarman Husen, Kepala Bidang Humas Polda NTB, Sabtu (18/7) di Mataram, pasacaledakan bom itu Polda NTB dinyatakan siaga 1. Karena itu pihak Kepolisian melakukan penjagaan lebih ketat pada obyek vital seperti di Bandara Selaparang. Mobil yang masuk ke bandara itu pada bagian tertentu dicek dengan metal detector.
Hal sama juga dilakukan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, sebagai pintu keluar-masuk dari dan ke Lombok. Roda empat seperti truk box dibuka baknya, lalu diperiksa menggunakan metal detector.
Dipimpin Kapolda NTB, Brigjen Polisi Drs Surya Iskandar, melakukan penyisiran ke objek wisata, seperti hotel berbintang di kawasan wisata Senggigi. Para petugas yang terdiri Satuan Brimob menyisir kamar hotel dengan metal detector, juga dikerahkan anjing pelacak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang