JAKARTA, KOMPAS.com — Pada Senin (20/7) para korban ledakan bom Mega Kuningan yang dirawat di RS Metropolitan Medical Centre mendapat kunjungan dari pihak kedokteran Polda Metro Jaya.
"Mengecek pasien. Saya sebagai dokter, saya ngecek," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Agus Prayitno kepada para wartawan setelah 15 menit mengunjungi para koran di RS MMC Jakarta, Senin.
Agus menuturkan, kondisi para korban sudah stabil. Kondisinya dalam keadaan baik walaupun masih sakit akibat luka bakar, pecahan kaca, pecahan bom, kena bangku, dan sedikit stres.
"Kami serahkan semuanya pada rumah sakit ini. Sudah mendapat pelayanan terbaik dari rumah sakit ini," tutur Agus.
Menurut Agus yang datang bersama seorang bawahannya, data pasien yang didapatkannya akan dimasukkan sebagai arsip. Salah satu yang didapatkan Agus adalah sepucuk harapan.
"Harapan mereka pada prinsipnya mereka mengutuk kegiatan itu (tindak teroris) dan ingin dari pihak Polri segera menangkap pelakunya," tandas Agus.
Kedelapan pasien yang dikunjungi Agus adalah Andrew Stuart Cobhan, warga negara Kanada, serta Giovanni ME Suhardi, I Gusti Agung Rai, Marico Asmarawati Z, Oky Utomo, Sudargo, Yurika Martianingrum, dan Yusuf Purnomo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang