JAKARTA, KOMPAS.com - Jumat (17/7) malam, tak berapa lama dari ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan polisi menduga pelaku pengeboman di JW Marriott berinisial N.
Ini diketahui dari daftar booking kamar 1808, tempat ditemukannya bom rakitan yang masih aktif. Terkait hal tersebut, Polri meluruskan, ini masih dugaan. "Kami tidak pernah mengatakan dia pelakunya. Kami mengatakan dia diduga," jelas Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Sulistyo Ishak, kepada wartawan, di Jakarta Media Crisis Center, Jakarta, Senin (20/7).
Dia juga meluruskan tentang sejumlah foto dan video yang beredar di media massa akhir-akhir ini. "Foto dan video yang beredar saat ini, saya yakini tidak berasal dari kepolisian. Kami hanya menyampaikan hal-hal yang didukung fakta," tukasnya.
Sementara itu, sampai saat ini, Polri belum memberikan informasi tentang identitas pelaku bom bunuh diri di Hotel Ritz Carlton. Begitu pula dengan modus operandinya. Selain itu, Polri juga belum menyatakan pelaku bom bunuh diri terdapat di antara empat jenazah yang belum teridentifikasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang