Qasab Mengaku Bersalah

Kompas.com - 21/07/2009, 04:23 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Tersangka utama serangan di Mumbai, India, November lalu --yang menewaskan sekitar 170 orang-- mengaku bersalah. Mohammad Ajmal Amir Qasab, yang dituntut dengan 86 dakwaan, Senin (20/7), mengakui perannya dalam serangan tersebut.

Dakwaannya antara lain mencakup mengobarkan perang melawan India, pembunuhan, serta menyeludupkan maupun memiliki bahan peledak. "Saya mengaku bersalah atas kejahatan saya," begitulah pengakuannya dihadapan majelis hakim dalam sidang.

Penasihat hukumnya mengatakan tidak terlibat apapun dalam pengakuan Qasab itu dan tidak jelas apa yang membuat dia kini mengaku bersalah.

Bukan yang pertama

 
Sebenarnya tak lama setelah ditangkap, polisi mengatakan Qasab mengaku bersalah namun dalam sidang awal pertamanya pada Mei dia berubah sikap dengan menolak semua dakwaan yang diajukan kepadanya.

Jaksa penuntut mengatakan terkejut dengan pengakuan Qasab, yang merupakan satu-satunya penyerang yang masih hidup.

"Kami tidak memperkirakan hal ini. Kami semua terkejut ketika dia mengaku bersalah," kata jaksa penuntut Ujjwal Nikam.

Lebih dari 170 orang tewas dalam serangan di Mumbai, termasuk 9 pria bersenjata yang merupakan penyerang itu.

"Ya, dia menyatakan bersalah di sidang hari ini dalam serangan Bulan November," kata seorang polisi senior, Rakesh Maria.

Masih perlu dipertanyakan apakah kelak dia akan mengubah kembali sikapnya, namun pengakuan bersalah tersebut sudah dicatat pengadilan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau