Bambang, "Korban Bom Dua Kali" Diperbolehkan Pulang

Kompas.com - 21/07/2009, 13:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bambang Triyanto (30), yang dua kali menjadi korban bom Hotel JW Marriott, akhirnya diperbolehkan pulang dari RS Jakarta pada Selasa (21/7) siang ini.

Mengenakan celana panjang warna hitam yang dipadu baju warna putih lengan panjang, Bambang keluar dari lift lobi RS Jakarta dari lantai tiga tempat ia dirawat sejak Jumat pagi.

Pada ledakan kali ini, Bambang tidak mengalami luka fisik seperti yang dialami tahun 2003. Pada ledakan bom sebelumnya ia mengalami luka bakar di hampir semua tubuhnya. Pemulihannya memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Bekas luka bakar tersebut tampak jelas dari telapak tangannya, yang tidak tertutup oleh baju yang ia kenakan.

Untuk kali ini, ia mengalami shock. Keluar dari lift, Bambang yang diapit polisi dan beberapa rekannya menuju mobil Toyota Harrier warna silver dengan nomor polisi B 1294 TD. Mobil tersebut disediakan Yayasan Forum 58, yakni lembaga yang mempunyai komitmen untuk mendampingi para korban ledakan bom.

Sebelum meninggalkan RS Jakarta, di dalam mobil Bambang berkenan menyampaikan kondisinya. "Baik, mendingan. Enggak ada trauma," katanya singkat dengan wajah enggan.

Menurut sopir mobil tersebut, Bambang akan langsung diantar ke rumahnya. Sumber Kompas.com mengatakan, alamat Bambang di Jalan Praja Dalam, Kebayoran Lama. Dengan demikian, para korban ledakan Bom Mega Kuningan yang dirawat RS Jakarta tinggal tiga orang dari 17 korban yang pernah dirawat di rumah sakit ini. Ketiga korban tersebut adalah Deni Purwanto (L/33), Dikdik Achmad T (L/39), dan Andri Tirta (L/23).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau