JAKARTA, KOMPAS.com — Bambang Triyanto (30), yang dua kali menjadi korban bom Hotel JW Marriott, akhirnya diperbolehkan pulang dari RS Jakarta pada Selasa (21/7) siang ini.
Mengenakan celana panjang warna hitam yang dipadu baju warna putih lengan panjang, Bambang keluar dari lift lobi RS Jakarta dari lantai tiga tempat ia dirawat sejak Jumat pagi.
Pada ledakan kali ini, Bambang tidak mengalami luka fisik seperti yang dialami tahun 2003. Pada ledakan bom sebelumnya ia mengalami luka bakar di hampir semua tubuhnya. Pemulihannya memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Bekas luka bakar tersebut tampak jelas dari telapak tangannya, yang tidak tertutup oleh baju yang ia kenakan.
Untuk kali ini, ia mengalami shock. Keluar dari lift, Bambang yang diapit polisi dan beberapa rekannya menuju mobil Toyota Harrier warna silver dengan nomor polisi B 1294 TD. Mobil tersebut disediakan Yayasan Forum 58, yakni lembaga yang mempunyai komitmen untuk mendampingi para korban ledakan bom.
Sebelum meninggalkan RS Jakarta, di dalam mobil Bambang berkenan menyampaikan kondisinya. "Baik, mendingan. Enggak ada trauma," katanya singkat dengan wajah enggan.
Menurut sopir mobil tersebut, Bambang akan langsung diantar ke rumahnya. Sumber Kompas.com mengatakan, alamat Bambang di Jalan Praja Dalam, Kebayoran Lama. Dengan demikian, para korban ledakan Bom Mega Kuningan yang dirawat RS Jakarta tinggal tiga orang dari 17 korban yang pernah dirawat di rumah sakit ini. Ketiga korban tersebut adalah Deni Purwanto (L/33), Dikdik Achmad T (L/39), dan Andri Tirta (L/23).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang