Harga Emas Kembali Mahal

Kompas.com - 21/07/2009, 15:12 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com — Kontrak harga emas di perdagangan Asia mengalami kenaikan. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan melesatnya saham-saham di bursa Asia dan kian membaiknya outlook perekonomian global. Secara otomatis, kedua hal tersebut meningkatkan permintaan emas sebagai lindung nilai terhadap kenaikan harga.

Seperti yang diketahui, sudah enam hari terakhir, MSCI Asia Pacific Index mengalami kenaikan setelah sejumlah indikator perekonomian AS menunjukkan hasil yang memuaskan. Selain itu, ada pula pernyataan Pimpinan The Federal Reserve Ben S Bernanke yang menyatakan kalau pihaknya akan memperketat kebijakan moneter untuk mencegah inflasi.

“Kian membaiknya outlook perekonomian mendorong investor untuk menghindari risiko inflasi, sehingga menaikkan permintaan akan emas. Kendati demikian, logam mulia akan menghadapi resistensi di atas level 950 dollar AS per troy ounce dalam jangka pendek,” papar Hwang Il Doo, Commodities Broker KEB Futures Co di Seoul.

Kontrak harga emas untuk pengantaran cepat sempat mengalami kenaikan sebesar 0,3 persen menjadi 951,75 dollar AS per troy ounce. Pada pukul 12.47 waktu Singapura, harga emas berada di posisi 949,88 dollar AS per troy ounce. Jika dihitung, sepanjang tahun ini, harga emas sudah mengalami kenaikan sebesar 8 persen. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau