Hotel Indonesia Kempinski Diancam Bom

Kompas.com - 22/07/2009, 15:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hotel Indonesia Kempinski mendapat ancaman bom pada Rabu (22/7) sekitar pukul 12.00. Tim Gegana segera mengerahkan dua mobil operasi dari Polda Metro Jaya dan hingga berita ini diturunkan mereka masih menyisir gedung itu.

Sebanyak 20 personel gegana menyisir bagian dalam Hotel Indonesia Kempinski, bagian parkir, lobi, dan basement. Sejauh ini belum ada indikasi adanya bom.

Sementara itu, para karyawan dan pengunjung Grand Indonesia Kempinski segera dievakuasi menyusul ancaman bom di pusat perbelanjaan mewah di Jakarta Pusat itu. Mereka sekarang dikumpulkan di seberang Hotel Grand Hyatt. Polisi juga telah menutup jalan masuk ke hotel.

Senior Manager Marketing Communication Grand Indonesia Teges Prita Soraya mengatakan, ancaman bom ada di Hotel Indonesia Kempinski bukan Grand Indonesia.

"Meskipun Grand Indonesia berada satu kompleks dengan Hotel Indonesia Kempinski, belum ada perintah evakuasi," katanya.

Radian (32), karyawan hotel itu, mengemukakan, sekitar pukul 12.00 karyawan diminta meninggalkan gedung oleh pihak manajemen.

"Katanya ada ancaman bom," ujarnya dan menambahkan, manajemen menyarankan karyawan tidak pergi jauh agar mudah dipanggil kembali.

Berdasarkan pantauan, Grand Indonesia masih aman, tetapi sejumlah pengunjung memilih meninggalkan mal tersebut. Mereka khawatir jika ancaman bom itu benar.

"Saya mau makan siang, tapi saya dengar ada ancaman bom, jadi saya keluar saja," ujar Riani (25), pengunjung Grand Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau