JAKARTA, KOMPAS.com — Saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden Mega-Prabowo, Arif Wibowo, mempertanyakan masih berjalannya tabulasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), padahal rekapitulasi manual perolehan suara secara nasional sudah dimulai hari ini, Rabu (22/7) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Pak Ketua, saya dapat info. Teman-teman bilang tabulasi tetap berjalan, sedangkan rekap sudah kita mulai," kata Arif dalam pleno rekap.
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary yang mendengarnya segera menginstruksikan kepada Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi untuk menutup tabulasi segera. "Betul, tabulasi itu distop saja karena sudah dimulai penghitungan. Mana Pak Sekjen? Terima kasih Pak Arif," kata Hafiz singkat.
Situng dibuka beberapa jam setelah penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) ditayangkan pada tanggal 18 Juli lalu hingga hari ini di alamat website http://tnp.kpu.go.id.
Anggota KPU Abdul Azis mengatakan sudah menginstruksikan untuk memberhentikan proses penghitungan di tabulasi, tetapi belum memutuskan untuk menutupnya. "Sekarang sudah berhenti. Stag di situ. Tapi belum ditutup. Kan saya enggak bisa putuskan sendiri. Karena itu permintaan, ya sudah kita berhentikan. Tapi masih tayang," tutur Azis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang