SOLO, KOMPAS.com - Solo Grand Mall (SGM) menggelar latihan evakuasi untuk mengantisipasi keadaan darurat, termasuk di dalamnya menghadapi ancaman bom selain kebakaran, huru-hara, gempa, gas beracun, dan keadaan perang.
Ini untuk memantapkan tugas dari floor marshall atau koordinator tiap lantai yang dipilihkan dari para penyewa counter. Merekalah yang akan memandu jika terjadi keadaan darurat, yakni meminta orang-orang untuk segera keluar dari gedung lewat tangga darurat, kata Building Service Manager SGM Ponco Setyo Utomo.
Sejak berdiri tahun 2005, setidaknya sudah dua kali SGM mendapat ancaman bom. Menurut Deputy General Manager SGM Ngatiman Wikrama, ancaman bom terakhir diperoleh lewat telepon pascapemilihan presiden 10 Juli lalu. Saat itu, Kapolda Jateng Alex B Riatmodjo yang sedang berada di wilayah Surakarta langsung mendatangi lokasi namun tidak ditemukan bom seperti dalam ancaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang