TEGAL, KOMPAS.com - Musim kemarau di Indonesia, termasuk pantura, diperkirakan akan lebih panjang. Hal tersebut akibat pengaruh munculnya fenomena El Nino. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperhatikan ketersediaan air, terutama untuk pertanian.
Kepala Stasiun Meteorologi Tegal, Sartono, Rabu (22/7) mengatakan, El Nino terjadi akibat perbedaan suhu muka laut di perairan Indonesia dan Pasific Tengah. Dalam kondisi tersebut, suhu muka laut Pasific Tengah panas, sedangkan suhu muka laut di perairan Indonesia dingin. Fenomena tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah curah hujan.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, El Nino yang terjadi pada bulan Juli hingga Agustus 2009 diperkirakan bersifat lemah, El Nino pada bukan September, Oktober, dan Desember 2009 bersifat menengah, sedangkan El Nino pada bul an November 2009 dan Januari 2009 diperkirakan bersifat kuat.
Menurut dia, akibat berkurangnya curah hujan, musim kemarau akan cenderung berlangsung lebih lama. Hal tersebut seperti terjadi pada fenomena El Nino tahun 1991 dan 1997. Sebagai contoh untuk wilayah Losari, Brebes, pada tahun 1991, musim kemarau berlangs ung mulai bulan Mei hingga Desember, sedangkan pada tahun 1997, musim kemarau berlangsung mulai bulan April hingga November.
Meskipun demikian menurut Sartono, tidak semua daerah akan mengalami kemarau yang panjang. Beberapa daerah di wilayah atas (perbukitan), diperkirakan akan mulai mendapatkan hujan pada bulan November. Kalau untuk wilayah pantura, kemungkinan sampai Januari baru ada hujan, ujarnya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan ketersediaan air. Penggunaan air harus dilakukan secara hati-hati, agar tidak terjadi krisis air bersih di masyarakat. Selain itu, petani juga diharapkan memperhatikan pola tanam. Sebelum musim pengh ujan tiba, mereka diharapkan menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang