SURABAYA, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro cukup percaya diri menatap kejuaraan dunia bulu tangkis 2009 di Hyderabad, India, 10-16 Agustus. Kendati hasil undian menempatkan dirinya bertemu lawan-lawan berat, tunggal utama Indonesia itu siap.
"Bertemu lawan-lawan berat, buat saya sudah biasa dan hampir semua pemain unggulan sudah pernah ketemu," katanya, Rabu (22/7).
Berdasarkan hasil undian, Sony yang menempati unggulan keenam sudah harus bertemu unggulan teratas, Lee Chong Wei dari Malaysia, jika mampu lolos ke perempat final.
Sebelum itu, dia harus melewati adangan salah satu andalan tuan rumah Anand Chetan di babak ketiga. Pemain unggulan ke-15 ini, pernah mengalahkan Sony di babak kedua turnamen Denmark Super Series 2008.
Apabila mampu mengatasi Chong Wei dan menembus semifinal, Sony kembali bertemu lawan berat, yang kemungkinan antara Peter Gade (Denmark), Lin Dan atau Bao Chunlai (keduanya dari China).
"Target awal saya bisa masuk semifinal dulu, tapi itu jelas membutuhkan perjuangan yang tidak ringan. Anand Chetan pemain bagus, apalagi Chong Wei yang kini menempati ranking satu dunia," ujar Sony.
Prestasi terbaik yang pernah diraih Sony di kejuaraan dunia, adalah runner-up 2007, setelah pada babak final dikalahkan mantan pemain nomor satu dunia, Lin Dan.
Pada kejuaraan dunia tahun ini, semifinalis Indonesia Super Series 2009 itu, berharap bisa mengulang prestasi dua tahun lalu. Namun, konsentrasi dan persiapan mantan juara Asia 2005 itu, sedikit terganggu dengan rencana pernikahannya yang berlangsung pada 25 Juli mendatang.
Sejak sepekan terakhir, Sony meninggalkan pelatnas dan berlatih sendiri di klub Jaya Raya Suryanaga Surabaya.
"Meskipun sibuk persiapan nikah, tapi saya tetap menjalani latihan rutin, terutama menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Sejauh ini, kondisi saya tetap fit dan terjaga," tambah Sony.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang