Harga Minyak Bervariasi

Kompas.com - 23/07/2009, 06:54 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak bervariasi pada Rabu (22/7) waktu setempat karena kehati-hatian baru. Hal ini mendorong pedagang menempatkan rem di pasar dan mencerna berita tentang penurunan stok energi AS sesui dengan prakiraan.
    
Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah "light sweet" untuk pengiriman September, turun 21 sen untuk ditutup pada 65,40 dollar AS per barrel.
    
Sedangkan di London, minyak mentah "Brent North Sea" untuk  pengiriman September naik 34 sen menjadi menetap di 67,21 dollar AS per barrel.
    
Departemen Energi AS (DoE) pada Rabu mengatakan, bahwa persediaan minyak mentah Amerika merosot 1,8 juta barel pada minggu yang berakhir 17 Juli.  Penurunan stok minyak mentah AS dianggap sebagai indikasi meningkatnya permintaan di negara konsumen energi terbesar di dunia. Namun, angka itu sesuai dengan harapan pasar
    
DoE menambahkan  cadangan bensin AS meningkat sebesar 800.000 barel dan distilasi yang termasuk bahan bakar pemanas dan diesel, naik 1,2 juta barel pada pekan lalu.
    
Beberapa analis mengatakan optimisme mengenai pemulihan ekonomi melembut oleh komentar dari Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke, yang muncul di kongres pada Selasa dan Rabu menyajikan ekonomi terbaru dari bank sentral.
    
Bernanke mempertahankan pandangan "bukan jenis sebenarnya dari pembicaraan stimulus menggairahkan minyak yang ingin didengar," kata Phil Flynn dari pada PFG Best Research.
    
"Dengan memuncaknya pasokan minyak, pasar yang bergairah ingin Fed mengatakan mereka sedang mencetak lebih banyak dan lebih banyak uang sehingga minyak dapat terus meningkat meskipun pasokan cukup. Kegairahan minyak di sisi lain diketahui menurun sebagai alasan harga minyak telah rally dalam kuartal terakhir menyusul stimulus historis Fed," tutur Flynn.
    
Ketua Fed  mengatakan kepada para pembuat undang-undang pada Selasa, terdapat "perbaikan terkemuka" di pasar keuangan dan ekonomi yang lebih cerah ke depan, tetapi juga banyak risiko akibat tingginya pengangguran.
    
"Untuk mengatasi kemunduran besar ekonomi dan membatasi tekanan inflasi, kebijakan moneter tetap difokuskan untuk membantu pemulihan ekonomi," ujar Bernanke.
    
Harga minyak mentah telah bangkit pada Selasa, terangkat oleh kenaikan hasil laba perusahaan AS yang menyulut harapan baru untuk pemulihan ekonomi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau