JAKARTA, KOMPAS.com — Daihatsu yang menempati lahan 600 m2 di hall A-5 akan menampilkan 8 mobil yang terdiri dari 7 produk lokal yang telah dimodifikasi dan satu unit CBU. Khusus CBU yang dipilih adalah Boon Luminas CX-Aero yang diluncurkan di Jepang pada 25 Desember tahun lalu.
Model lokal adalah Luxio Primer, Xenia Kids, Terios City Cruiser, Sirion Racing Style, Gran Max PU Double Cab, dan Gran MB. Pada pameran tahun ini, Daihatsu mengusung tema “Right Way for Smart Living”. Maksudnya, dengan krisis global, Daihatsu mengajak masyarakat untuk semakin pintar menentukan pilihannya. Dalam hal ini, Daihatsu menawarkan nilai tambah berubah harga dan kualitas produk.
Selama pameran, Daihatsu menyelenggarakan berbagai acara, antara lain lomba jingle bersama Ari Lasso, Luxio Photo Contest, dan pengumuman pemenang Photo Festival Luxio Happy Holiday.
Boon Luminas CX-Aero
MPV 7 penumpang ini mengusung konsep gaya, interior yang luas dan praktis. MPV dengan tiga deret jok ini menggunakan mesin 3SZ-VE, 4 silinder, DOHC. Tenaga maksimum yang dihasilkan 109PS @6.000 rpm dan torsi maksimum 14,4 kg-m @4.400 rpm plus transmisi otomatik untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda.
Kendati dipamerkan, menurut Amelia Tjandara, Direktur Pemasaran PT ADM, Boon Luminas tidak akan diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. “Di Indonesia kita sudah punya kendaraan 7 penumpang. Di samping itu, tidak cocok dengan pasar Indonesia,” ungkapnya.
Kendala dari Boon Luminas, yang juga punya nama lain Toyota Passo Sette, yaitu harganya yang cukup mahal, apalagi bila diimpor dalam bentuk CBU. Kehadiran Boon Luminas untuk memberikan gambaran kepada masyarakat Indonesia, Daihatsu juga mampu membuat MPV yang hebat.
Luxio Primer
Penampilan versi pameran ini berbeda dari standarnya. Konsep yang diusung, menggabungkan kenyamanan dan hiburan keluarga. Untuk membuat penampilan menarik, modifikasi dilakukan pada grill dan bumper depan. Juga ada pemasangan aerokits agar sosok Luxio ini lebih dinamis.
Interior menggunakan jok model captain pada baris ke-2. Seluruh jok berlapis kulit dan dilengkapi dengan tatakan tangan. Selain hiburan audio, juga ada visual atau layar monitor LCD untuk menayangkan DVD.
Xenia Kids
Sebagai “The best value compact family vehicle”, untuk Xenia 1.3 Xi, hanya interior yang dipermak. Itu antara lain tambahan pelindung jok menggunakan bahan antiair, gorden, dan jok khusus untuk anak. Di sini, anak balita bisa duduk sendiri tanpa harus dipangku dan tentu saja lebih aman. Audio juga sudah diganti dengan versi double DIN.
Terios City Cruiser
Modifikasi dilakukan pada bentuk pintu belakang, tambahan aerokit di depan dan samping. Tambahan lain adalah audio double DIN yang bisa memainkan CD dan MP3, serta jok dan door trim berlapiskan kulit sintetis. Penampilannya cukup bagus dengan kombinasi warna hitam plus grafis serta pemilihan motif dan ukuran ban plus roda.
Sirion Racing Style
Daihatsu memperkuat citra Sirion sebagai “Best easy handling & efficient city car” dengan gaya balapnya. Untuk itu, eksterior dan interior didandani habis. Bagian yang diganti, setir (kini model racing), pedal-pedal, audio, dan jok dari kulit sintetis.
Gran Max PU Double Cab
Daihatsu untuk pertama kalinya menghadirkan konsep Gran Max PU Double Cab yang dimodifikasi dari minibus. Kendaraan ini tetap mempertahankan pintu geser di belakang. Cukup unik!
Kendaraan ini dirancang untuk membawa bunga (florist). Dengan kombinasi ini, selain masih bisa membuat 5 penumpang, bak belakang juga bisa digunakan buat membawa barang. Menurut Daihatsu, kalau memang banyak peminat, kendaraan ini bisa dibuat dengan harga terjangkau. Daihatsu juga menghadirkan Gran Max minibus yang lolos standar kualitas Jepang!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang