JAKARTA, KOMPAS.com — Menyusul dugaan pelaku bom bunuh diri JW Marriott menggunakan kartu tanda penduduk (KTP), Pemerintah DKI Jakarta mengimbau agar warga DKI memastikan bahwa KTP yang mereka pegang asli. Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Muhayat mengatakan, penyakit warga Jakarta adalah selalu menitipkan pengurusan KTP ke orang lain.
"Akibatnya, banyak yang tidak menyadari KTP yang mereka pegang palsu. Tanda tangan lurah saja bisa dipalsukan. Jadi, silakan pastikan KTP Anda tercatat di Dinas Kependudukan," ujar Muhayat kepada para wartawan, Kamis (23/7) di Jakarta.
Muhayat mengatakan, dirinya tidak memiliki data KTP palsu. Namun, sebagai gambaran, jumlah pemegang KTP palsu Jakarta tahun lalu berkisar antara 50.000-100.000. Saat ini, Dinas Kependudukan DKI Jakarta tengah mempertimbangkan untuk melakukan razia KTP di Jakarta. "Nanti, jika yang kedapatan memiliki KTP palsu, yang bersangkutan akan dipulangkan ke daerah masing-masing," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang