JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengatakan, Kepolisian Indonesia akan mempertimbangkan tawaran pengujian data base dari Amerika Serikat terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku teroris. "Yah boleh-boleh aja," ucapnya di Jakarta Media Center, Jumat (24/7).
Namun, kata Nanan, kepolisian Indonesia sudah mempunyai kerja sama antar-kepolisian negara lain, baik melalui Asian Pol, maupun Interpol yang dapat saling berbagi data terkait dengan terorisme. "Kita sudah ada jaringan yang on line," ujarnya.
Keputusan diterima atau tidaknya tawaran tersebut, ucap Nanan, nantinya akan diserahkan kepada tim penyidik, apakah membutuhkan data base tersebut atau tidak. "Tergantung penyidik, jika belum perlu yah tidak usah," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang