JAKARTA, KOMPAS.com — Foton, produsen kendaraan komersial dari China, berusaha meningkatkan penetrasi pasar mereka di Indonesia. Setelah menggandeng PT Indobuana Auto Raya (IBAR) dari Indomobil Group, Foton juga bermitra dengan PT Foton Mobilindo dari Modern Group. Kalau IBAR menjual truk ringan (light truck), Foton Mobilindo justru bermain pada kendaraan penumpang (bus), MPV, dan truk berat (heavy duty truck).
Pada pembukaan IIMS2009, Foton meluncurkan dua produknya sekaligus, yaitu mikrobus View XLC dan truk besar, 6 x 4, Auman. Juga dipajang MP-X atau multi-purpose vehicle 7 penumpang (3 deret jok) dengan dimensi 4.790 (panjang) x 1.825 (lebar) x 1.950 (tinggi) mm.
Menurut James Hartono, CEO PT Foton Mobilindo, saat ini mereka fokus bermain di segmen pertambangan dan mikrobus untuk travel.
“Kita masih dalam pengenalan. Jadi, belum ada target. Baru dua bulan diperkenalkan,” ujarnya. Ditambahkan, Foton merupakan produsen kendaraan komersial China yang didirikan pada 1996 dan telah menghasilkan 3,2 juta kendaraan di seluruh dunia.
Saat ini, menurut James, Foton adalah pemain nomor dua untuk kendaraan komersial global selama tiga tahun berturut-turut. Di China, Foton nomor satu dalam lima tahun terakhir. Karena itulah, Foton juga berencana akan mendirikan pabriknya di Indonesia agar bisa memberikan harga yang makin kompetitif.
"Untuk Foton View XLC, sudah dirakit di Indonesia, di PT Gaya Motors," ujar James. Ia berharap, dengan pengenalan yang gencar, pihaknya bisa menjual 1.000 unit Foton sampai akhir tahun ini.
Sementara itu, Dong Haiyang, Wakil Presiden Beiqi Foton Motor Co Ltd dari China, mengatakan, Indonesia merupakan pasar kendaraan komersial yang sangat menarik di kawasan Asia Pasifik. Kendati dunia dilanda krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik.
"Karena itulah, Foton mempercepat proses penetrasi ke pasar Indonesia," tegasnya. Faktor lain yang membuatnya bersemangat memasarkan produknya di Indonesia karena banyak kegiatan pertambangan. "Inilah yang menyebabkan kami memasarkan heavy-duty truck," tambahnya.
Dijelaskan pula, nilai tambah yang ditawarkan produknya buat konsumen Indonesia adalah harga yang kompetitif. Namun, kualitas tidak kalah dibandingkan truk dari negara lainnya.
Foton View XLC, yang merupakan mikrobus mewah, dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 220 juta-Rp 250 juta. Selain digunakan sebagai bus travel, menurut James Hartono, mikrobus ini juga banyak dimanfaatkan untuk ambulans. Ternyata, pasar otomotif Indonesia sangat menjanjikan!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang