Usai Nikah, Sony Konsentrasi Kejuaraan Dunia

Kompas.com - 24/07/2009, 20:11 WIB

SURABAYA, Kompas.com - Pebulu tangkis Pelatnas, Sony Dwi Kuncoro menyatakan kesiapannya berlaga di Kejuaraan Dunia 2009 yang berlangsung di Hyderabad, India, pada 10-16 Agustus mendatang, kendati baru saja melangsungkan pernikahan.
    
Ditemui wartawan usai acara akad nikah di Surabaya, Jumat, pemain yang kini berperingkat enam dunia itu, mengakui konsentrasinya sempat terganggu karena mempersiapkan pernikahan, namun program latihan tetap dijalankan. "Selama berada di Surabaya, saya tetap berlatih di klub Suryanaga dan juga menambah porsi latihan fisik sendiri. Saya juga merasa siap berlaga di kejuaraan dunia," katanya.
    
Sony Dwi Kuncoro resmi mengakhiri masa lajang dengan menikahi Gading Safitri, Jumat. Resepsi pernikahannya akan digelar di Graha Samudera Komplek Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya, Sabtu (25/7).

Sejak 9 Juli lalu, finalis kejuaraan dunia 2007 itu, meminta izin PB PBSI meninggalkan Pelatnas dan pulang ke Surabaya untuk mempersiapkan pernikahan. Kepulangan Sony Dwi Kuncoro tersebut, memunculkan keraguan pengurus PBSI soal persiapannya mengikuti kejuaraan dunia. PBSI juga ragu untuk memberangkatkan Sony ke India, karena khawatir persiapannya tidak maksimal.
    
"Saya akan kembali ke Pelatnas pada 29 Juli. Masih ada sisa waktu untuk memantapkan persiapan dan saya tetap optimistis," tambah Sony.

Kabid Binpres PB Suryanaga Surabaya, Wijanarko Adimulya, yang dihubungi terpisah memastikan latihan yang dijalani Sony Dwi Kuncoro selama berada di Surabaya, mengikuti program yang diinstruksikan pelatihnya di Pelatnas."Sebelum pulang, Sony membawa materi program latihan dari Jakarta untuk dijalankan di Surabaya. Kami membantu dia menjalankan program itu dan sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana," katanya.

Wijanarko mengatakan sangat wajar kalau konsentrasi Sony sedikit terganggu dengan pernikahannya. "Tapi itu (pernikahan) tidak lama, karena setelah itu dia bisa fokus lagi ke latihan," tambahnya.

Ayahanda Sony Dwi Kuncoro, Sumadji, yang dikonfirmasi usai acara akad nikah, juga memastikan kondisi fisik anaknya tetap fit dan terjaga, kendati beberapa hari ini sibuk menjalani prosesi pernikahan. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kondisi Sony. Dia atlet profesional dan sangat tahu bagaimana mengatur jadwal latihan. Saya sendiri beberapa kali mendampingi dia berlatih fisik," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau