Ferdinand: Percuma ke City, Tak Bakal Juara

Kompas.com - 25/07/2009, 07:19 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Bek tengah Manchester United, Rio Ferdinand, tak mau latah pindah ke Manchester City. Ia tak ingin pindah ke klub yang tak bisa memberinya gelar juara.

Setelah membuat gebrakan saat membeli Robinho musim lalu, musim ini Manchester City kembali melakukan perombakan besar dengan mendatangkan banyak pemain bintang. City bahkan berhasil merebut mantan striker MU, Carlos Tevez, dengan harga tinggi. Selain itu, klub tetangga MU itu juga menggaet gelandang Inggris, Gareth Barry, dan dua striker lainnya, Roque Santa Cruz dan Emmanuel Adebayor. City juga tengah dikabarkan hendak merampas kapten Chelsea, John Terry.

Atas semua upaya revolusioner City itu, Ferdinand hanya bisa berkomentar sinis. Kalaupun ia ditawari pindah ke City, ia akan menolaknya karena klub tersebut tak punya tradisi juara seperti "Setan Merah".

"Setiap orang membuat keputusannya sendiri dalam hidup, tapi, jika aku meninggalkan United, aku tidak akan pergi ke tim yang kurasa tidak mampu memenangkan trofi," kata Ferdinand seperti dikutip www.therepublikofmancunia.com.

"Itu hanya perasaanku. Aku tidak akan pergi dari sini ke tim yang kukira tidak bisa mencapai dua atau tiga besar di liga dan bersaing mendapatkan medali di Eropa. Apakah itu Manchester City atau tidak, aku tidak tahu," tegas mantan pemain Leeds United tersebut.

Ditanya soal kemungkinan Terry pindah ke City, Ferdinand pun tak mau berkomentar banyak. Menurutnya, kepindahan itu adalah hak pribadi Terry dan setiap orang berhak memilih klub yang dikehendaki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau