Alonso Tercepat di F1 Hongaria, Massa Kecelakaan Hebat

Kompas.com - 25/07/2009, 20:23 WIB

HONGARIA, KOMPAS.com - Setelah belum pernah memenangkan balapan di musim 2009, akhirnya Fernando Alonso membuka peluang. Pebalap tim Renault itu membukukan waktu terbaik 1 menit 21,890 detik dalam sesi kualifikasi F1 Hongaria di trek Hongaroring, Sabtu (25/7).

Sementara tempat kedua direbut Sebastian Vettel. Pebalap tim Red Bull ini harus bisa melakukan start dengan sempurna. Pasalnya, di balakangnya membayang pembalap Nico Rosberg (Williams).

Kabar menggembirakan, pebalap Ferrari Felipe Massa tidak mengalami cedera berat. Ia dikabarkan bisa tampil besok.


Massa kecelakaan hebat
Pada sesi kualifikasi pertama, pendatang baru Jaime Alguersuari tak kuasa mengatasi handling mobil. Akibatnya, pebalap tim Toro Rosso yang menggantikan Sebastian Bourdeis ini ke luar trek di tikungan dan menghantam dinding pembatas.

Beruntung Jaime tidak menngalami cedera, namun ia gagal mencatat waktu terbaik. Kejadian tersebut membuat dirinya harus start dari paling buncit.

Kecelakaan pada detik-detik terakhir seperti menimpa Jaime, kembali muncul di sesi kedua. Pebalap Ferrari, Felipe Massa yang sudah menduduki tercepat kelima berusaha memperbaiki posisi masuk tiga besar.

Namun sebelum masuk tikungan keempat dengan kecepatan cukup tinggi, Ferrari F60 yang dikemudikannya tidak membelok. Massa seperti mengalami blackout. Ternyata, beberapa ratus meter sebelum tikungan, ada benda melintas di depannya.

Akibatnya, mobil yang seharus mengikuti line, justru kian menepi ke sisi kiri dan roda kiri sampai menginjak rumput. Saat harus membelok Massa tetap lurus sampai mobil meluncur bak anak panah dan dengan keras membentur dinding pembatas berupa ban.

Pebalap Brasil itu tidak bisa ke laur dari mobilnya. Kru lintasan dan tim dokter cukup lama menggeluarkan dari kokpit. Dengan mobil ambulan Massa dibawa ke medical center dan saat itu dirinya menjadi tercepat ketiga di bawah dua pebalap McLaren Lewis Hamilton dan HeiKki Kovalainen.

Namun setelah mendekam di medical center belasan menit, Massa pun akhirnya diangkut dengan helikopter. Namun ia tetap bisa tampil besok.

1. Alonso Renault (B)                                          1:21.313      1:20.826    1:21.569
2. Vettel Red Bull-Renault (B)                             1:21.178      1:20.604    1:21.607
3. Webber Red Bull-Renault (B)                         1:20.964      1:20.358    1:21.741
4. Hamilton McLaren-Mercedes (B)                  1:20.842       1:20.465    1:21.839
5. Rosberg Williams-Toyota (B)                         1:20.793       1:20.862   1:21.890
6. Kovalainen McLaren-Mercedes (B)               1:21.659      1:20.807    1:22.095
7. Raikkonen Ferrari (B)                                    1:21.500      1:20.647    1:22.468
8. Button Brawn-Mercedes (B)                          1:21.471      1:20.707   1:22.511
9. Nakajima Williams-Toyota (B)                       1:21.407      1:20.570    1:22.835
10. Massa Ferrari (B)                                        1:21.420      1:20.823
11. Buemi Toro Rosso-Ferrari (B)                     1:21.571 1:21.002
12. Trulli Toyota (B)                                          1:21.416 1:21.082
13. Barrichello Brawn-Mercedes (B)                 1:21.558 1:21.222
14. Glock Toyota (B)                                        1:21.584 1:21.242
15. Piquet Renault (B)                                       1:21.278 1:21.389
16. Heidfeld BMW-Sauber (B)                         1:21.738
17. Fisichella Force India-Mercedes (B)           1:21.807
18. Sutil Force India-Mercedes (B)                  1:21.868
19. Kubica BMW-Sauber (B)                          1:21.901
20. Alguersuari Toro Rosso-Ferrari (B)            1:22.359

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau