Minerva Andalkan Tiga Unit di IIMS

Kompas.com - 27/07/2009, 09:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Minerva Motor Indonesia (MMI), selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) motor Minerva di Indonesia, menargetkan penjualan sebanyak 500 unit dalam ajang perhelatan pameran otomotif terbesar di Indonesia. Salah satu caranya dengan mengandalkan tiga produk utama, yakni MadAss 250, Migelli 250 R, dan GTR 150.

Kristianus J Sarumaha selaku Sales & Marketing Div Head MMI menjelaskan, tujuan utama kehadiran ATPM dalam pameran ini adalah untuk meningkatkan citra perusahaan. Namun, dia tak menampik penjualan merupakan target selanjutnya.

“Kalau PRJ lalu, kami mampu menjual 1.600 unit, ini di luar ekspektasi kami yang hanya menargetkan 1.000 unit. Tapi kalau untuk IIMS, kami menargetkan 500 unit-lah dalam 10 hari pameran,” paparnya, Minggu (26/7).

Dari pantauan Kompas.com, di booth-nya, Minerva menampilkan desain yang lumayan spektakuler. Tiga motor itu dipajang dalam sebuah tempat penampil berbentuk lingkaran yang ditempatkan di sisi bagian atas bangunan, dan dengan dilapisi kaca transparan sehingga terlihat dari luar booth.

Hingga hari ketiga pameran ini, Kristianus mengaku baru berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 20 unit saja. “Ya kalau dibilang ini masih di bawah ekspektasi kami, tapi kita harus optimistis bisa mencapai angka yang ditargetkan,” ujarnya lagi.

Sekadar mengingatkan, Minerva saat ini impor secara terurai atau completely knock down (CKD) dari Thailand dan Taiwan. Pusat perakitannya terdapat di Jonggol, Kota Bogor, dengan kapasitas 3.000-5.000 unit per bulan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau