Yuddy Maju Bukan karena Usia Muda

Kompas.com - 27/07/2009, 13:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Keberanian politisi muda Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi, untuk maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar diakui bukan soal umur muda. Yuddy menawarkan pemikiran dan gagasan baru untuk kemajuan Golkar.

Hal ini ditegaskan berkali-kali oleh Yuddy Chrisnandi dan Ketua Tim Pemenangan Yuddy for Ketua Umum Golkar 2009-2014 Zainal Bintang dalam keterangan pers di Financial Club Graha Niaga Tower, Senin (27/7).

"Majunya saya bukan karena saya muda, tapi karena saya dan teman-teman punya kesadaran untuk memenangi Golkar pada 2014, ingin mengembalikan harkat martabat Golkar," tutur Yuddy.

Menurutnya, perolehan suara Golkar yang terus menurun dari Pemilihan Umum 2004 hingga 2009 menunjukkan bahwa partai ini memerlukan perubahan pemikiran. Oleh karena itu, Yuddy mengatakan, tidak ada perang usia yang perlu dikontroversikan dengan pencalonan dirinya.

Para senior ditempatkannya sebagai orang-orang yang berpengalaman dalam pembangunan Golkar dan bangsa Indonesia. "Mereka adalah senior yang punya wisdom. Regenerasi yang baik tak bisa terjadi tanpa masukan dari mereka yang memiliki wisdom," kata Yuddy.
Dia juga menegaskan tidak memiliki banyak uang untuk berebut suara melalui permainan rupiah yang disebutnya "bermain kasino atau beradu peruntungan".

Sementara itu, menurut Zainal Bintang, majunya Yuddy sebagai calon ketua umum tidak mengandung sebersit pun pemikiran untuk menantang para senior. "Majunya Yuddy sama sekali tidak menawarkan faktor usia, tapi pengalaman yang panjang dan wawasan intelektual," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau