Giliran Euro Menguat

Kompas.com - 28/07/2009, 02:42 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Mata uang tunggal Eropa naik terhadap mata uang dollar AS pada Senin (27/7) waktu setempat, di tengah berita melompatnya penjualan rumah di AS dan meluapnya kepercayaan konsumen di Jerman, ekonomi terbesar di zona euro, kata dealer.
    
Dalam perdagangan akhir sore di London, euro naik menjadi 1,4224 dollar AS dari 1,4206 dollar AS di New York pada akhir Jumat.  Euro juga naik terhadap yen Jepang, menjadi 135,60 yen dari sebelumnya 134,74 yen.
     
Dollar AS naik menjadi 95,33 yen dari 94,83 yen pada akhir Jumat. "Angka kepercayaan konsumen Jerman lebih meningkatkan rasa bagus untuk euro, mengangkat pasar mendekati level psikologis 1,4300," kata James Hughes, seorang analis dari CMC Markets.
    
Walaupun mengalami krisis ekonomi terburuk sejak 1945, sebuah survei yang diterbitkan pada Senin menunjukkan konsumen Jerman lebih yakin tentang masa depan ekonomi mereka.
    
Indeks keyakinan konsumen dari lembaga GfK,  naik ke sebuah estimasi 3,5 poin pada Agustus dari revisi 3,0 poin pada Juli, lembaga tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan, meningkatkan harapan bagi konsumen bagi meningkatnya perekonomian.
    
Harapan pemulihan ekonomi didukung juga oleh data Departemen Perdagangan AS yang menunjukkan lompatan 11 persen dalam penjualan rumah baru AS dalam berlanjutnya tanda pemulihan sektor tersebut di pusat gempa krisis keuangan global.
    
Optimisme yang lebih besar tentang ekonomi dunia  juga membantu mendongkrak pasar saham, di London, indeks FTSE 100 mencatat rekor kenaikan 11 hari berturut-turut.
    
Rebound (berbalik naik) pada harga saham global baru-baru ini telah mengurangi minat terhadap "safe haven" (tempat berlindung yang aman) greenback, kata analis valas dari Hachijuni Bank, Yoshifumi Suzuki. "Para investor membidik aset-aset berisiko" di tengah harapan berita ekonomi dan laporan laba positif, tambah dia.
    
Euro dianggap lebih berisiko daripada mata uang safe-haven seperti dollar AS dan karenanya lebih baik pada saat stabilitas ekonomi membaik.
    
Hughes dari CMC Markets mengatakan, "Karena saham dan komoditas terus rally pedagang akan tetap mau mengambil perdagangan berisiko dan  dengan berkembangnya perasaan bahwa kondisi terburuk dari resesi sekarang telah berakhir, itu mungkin mengambil sesuatu yang drastis untuk menarik kembali para pedagang ke perdagangan safe-haven."
    
Para dealer juga mengatakan mereka sedang menunggu laporan laba pekan ini dari raksasa Jepang Nissan, Honda, Hitachi, Toshiba dan Sony, serta angka produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua  dari Amerika Serikat.
    
Sentimen positif pasar didukung oleh data zona euro terakhir pekan lalu yang menunjukkan sebuah sinyal laju moderat dari kecenderungan turun ekonomi kawasan itu.
    
Survei menunjukkan bahwa aktivitas dalam manufaktur dan jasa zona euro naik ke level tertinggi sejak September 2008 sementara suasana di antara perusahaan Jerman membaik untuk bulan keempat berturut-turut.
    
Dalam perdagangan di London pada Senin, euro dipindah tangankan pada 1,4224 dollar AS terhadap 1,4206 dollar AS pada akhir Jumat, 135,60 yen (134,74), 0,8633 pound (0,8641) dan 1,5243 Franc Swiss (1,5218).
    
Dollar AS berdiri pada 95,33 yen (94,83) dan 1,0713 Franc Swiss (1,0710). Pound berada pada 1,6479 dollar AS (1,6436).
    
Di London Bullion Market, harga emas naik menjadi 955,00 dollar AS dari 951,50 dollar AS per ons pada Jumat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau