Berita Gembira! Massa Bisa Membalap Lagi

Kompas.com - 29/07/2009, 21:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dokter pribadi Felipe Massa, Dino Altmann, memberikan pernyataan yang menggembirakan. Menurutnya, pebalap Ferrari tersebut bisa tampil lagi di F1 karena proses penyembuhan cederanya berjalan cepat dan dia tidak mengalami trauma.

"Saya kira tak masalah jika Felipe membalap lagi. Saya yakin dengan hal tersebut," ungkap Altmann kepada Gazzetta dello Sport, Rabu (29/7).

"Situasinya memang belum pasti, tetapi saya yakin hidupnya tidak berbahaya. Dari awal saya merasa trauma tak akan menimpanya, meskipun perubahan-perubahan pada saat-saat terakhir di luar perkiraan."

Altmann juga menambahkan, ketakutan tentang kerusakan permanen mata kiri pebalap asal Brasil itu juga terlalu berlebihan. Pasalnya, mata Massa tersebut sudah bisa dibuka sejak kecelakaan hebat yang menimpanya saat kualifikasi dua GP Hungaria, Sabtu (25/7).

"Rangsangan yang diberikan fisioterapis menunjukkan bahwa dia bisa melihat dengan baik dari kiri ke kanan dan dia sepenuhnya sadar tentang jarak dan kedalaman," ungkap Altmann.

"Matanya sudah terbuka, meskipun harus hati-hati dan terus mendapatkan perawatan karena masih bengkak. Dan, dia mengatakan bisa melihat. Daya lihatnya tidak berkurang.

"Dia juga dengan tepat memberikan jawaban dalam tiga bahasa: Portugal, Italia, dan Inggris. Itu berarti, otaknya bagus."

Ferrari telah mengonfirmasi bahwa hari ini Massa akan dipindahkan dari ruang perawatan intensif, dan team principal Stefano Domenicali mengatakan, proses penyembuhannya sangat memuaskan.

"Perubahan yang fantastis. Hanya tiga hari setelah kecelakaan, dia mencapai kemajuan yang menjanjikan," ungkap Domenicali kepada surat kabar tersebut.

"Dia mengenali saya, saya menyambutnya dan memberikan kepadanya semua salam hangat serta dukungan dari fans, juga tim. Dia menjawab saya dalam bahasa Italia, setelah lebih dulu berbicara dengan keluarganya dalam bahasa Portugal. Dia mengatakan, dirinya tidak ingat apapun tentang apa yang terjadi: itu sesuatu yang bagus."

Domenicali juga menambahkan tentang posisi Massa di Ferrari. Menurutnya, kokpit Ferrari tetap terbuka bagi Massa selama dia sudah cukup fit dan siap tampil lagi.

"Saya mengonfirmasi kepadanya bahwa kami tetap menunggu dia segera kembali, karena mobil itu miliknya. Jika dia siap kembali, maka dia bisa segera mengemudinya," tegas Domenicali.

13 calon pengganti

Sementara itu, spekulasi terus bergulir tentang siapa yang untuk sementara menggantikan posisi Massa. Sejumlah 13 nama disebut-sebut sebagai kandidat rekan setim Kimi Raikkonen untuk balapan di Valencia, 23 Agustus mendatang.

Setelah mantan juara dunia tujuh kali yang sudah berusia 40 tahun, Michael Schumacher, kini muncul nama pebalap Renault Fernando Alonso dan juga pebalap BMW, Robert Kubica. Selain itu, tester Ferrari Marc Gene dan Luca Badoer, juga masuk dalam bursa pengganti Massa, bersama dengan Sebastien Bourdais, Nelson Piquet, Nico Hulkenberg, dan Jacques Villeneuve.

Surat kabar Italia, La Stampa, juga menyebutkan bahwa tidak tertutup kemungkinan bagi mantan pebalap McLaren, David Coulthard, untuk tampil lagi. Hanya saja, semua berita itu belum mendapat tanggapan dari Ferrari yang sejauh ini memilih untuk tutup mulut tentang siapa calon pengganti Massa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau